Rest Area Jadi Pemicu Kemacetan di Jalan Tol

Red: Dwi Murdaningsih

 Kamis 28 Apr 2022 17:23 WIB

Sejumlah kendaraan parkir di rest area 275 A Penarukan, Kabupaten Tegal, Jawa Tengah, Kamis (28/4/2022). Pada H-4 Lebaran jalan tol Pejagan-Pemalang mulai ramai dan puncak arus mudik diperkirakan pada H-3 dan H-2 Lebaran. Foto: ANTARA/Oky Lukmansyah Sejumlah kendaraan parkir di rest area 275 A Penarukan, Kabupaten Tegal, Jawa Tengah, Kamis (28/4/2022). Pada H-4 Lebaran jalan tol Pejagan-Pemalang mulai ramai dan puncak arus mudik diperkirakan pada H-3 dan H-2 Lebaran.

Petugas sempat menerapkan buka tutup sejumlah rest area yang memicu terjadi kemacetan

REPUBLIKA.CO.ID, PURWAKARTA -- Rest area atau tempat istirahat di jalan Tol Jakarta-Cikampek dan Cipali menjadi pemicu terjadinya kemacetan pada arus mudik lebaran, Kamis (28/4/2022). Pantauan di sepanjang jalan Tol Jakarta-Cikampek hingga Tol Cipali, pada Kamis pagi hingga Siang, terjadi antrean kendaraan pemudik yang akan memasuki rest area.

Panjangnya antrean kendaraan yang akan masuk rest area membuat arus lalu lintas tersendat. Alhasil, terjadi kemacetan panjang di setiap titik menjelang rest area.

Baca Juga

Kondisi itu terjadi di titik menjelang rest area KM 57 jalan Tol Jakarta-Cikampek, KM 71, KM 102, dan KM 166 jalan Tol Cipali. Antrean kendaraan yang akan masuk rest area terjadi, karena kondisi rest area yang sudah penuh dan tidak bisa lagi menampung kendaraan.

Atas kondisi itu, petugas sempat menerapkan buka tutup sejumlah rest area yang memicu terjadi kemacetan. Selain itu, petugas juga melakukan rekayasa lalu lintas dengan melakukan buka tutup contra flow. Hal itu dilakukan karena terjadi kemacetan panjang di jalan Tol Jakarta-Cikampek dan jalan Tol Cipali.

Sementara itu, PT Jasa Marga (Persero) Tbk mencatat sebanyak 951.758 kendaraan meninggalkan wilayah Jabotabek pada periode Jumat-Rabu (22-27 April 2022). Angka tersebut merupakan angka kumulatif arus lalu lintas dari empat Gerbang Tol (GT) Utama, yakni GT Cikupa (arah Merak), GT Ciawi (arah Puncak), serta GT Cikampek Utama dan GT Kalihurip Utama (arah Trans Jawa dan Bandung).

Corporate Communication & Community Development Group Head PT Jasa Marga, Dwimawan Heru, mengatakan total volume lalin yang meninggalkan wilayah Jabotabek ini naik 9,4 persen jika dibandingkan lalin normal periode November 2021 dengan total 870.371 kendaraan.

sumber : antara
BACA JUGA: Ikuti News Analysis News Analysis Isu-Isu Terkini Perspektif Republika.co.id, Klik di Sini

Berita Lainnya

Play Podcast X