Malam Takbiran Diimbau tak Turun ke Jalan

Rep: Irfan Fitrat/ Red: cr01

Rabu 24 Aug 2011 19:46 WIB

Sejumlah Warga ibukota merayakan malam takbiran dengan berkonvoi kendaraan. Foto: Republika/Prayogi Sejumlah Warga ibukota merayakan malam takbiran dengan berkonvoi kendaraan.

REPUBLIKA.CO.ID, JAKARTA – Polisi mengimbau masyarakat tidak melakukan takbir keliling. Ini sesuai dengan imbauan dari Gubernur DKI Jakarta, Fauzi Bowo.

Kepala Bidang Humas Polda Metro Jaya, Kombes Pol Baharudin Djafar, mengatakan sebaiknya kegiatan takbiran dilakukan di daerah masing-masing. Jadi, tidak melakukan kegiatan dengan turun ke jalanan. "Kita mengimbau seperti itu," katanya di Mapolda Metro Jaya, Rabu (24/8).

Menurut Kepala Biro Operasi Polda Metro Jaya, Kombes Sujarno, kegiatan takbir keliling tidak dilarang, akan tetapi tetap dilakukan sesuai aturan. Apabila di jalan melakukan pelanggaran lalu lintas, maka polisi akan melakukan penindakan.

Namun sebagai langkah antisipasi malam takbiran, kata Sujarno, polisi sudah menyiapkan langkah-langkah tertentu, seperti pengalihan arus di beberapa titik ruas jalan. Misalnya Jalan Sudirman, Jalan MH Thamrin, Jalan Medan Merdeka yang berada di sekitar Monumen Nasional. "Ini sifatnya situasional," kata dia.

Sujarno memperkirakan, di lokasi tersebut akan terjadi kepadatan arus lalu lintas saat malam jelang lebaran. Kepadatan ini bisa terjadi karena kendaraan dari luar daerah masuk ke Jakarta saat melakukan takbiran keliling. Mengantisipasi hal ini, jajaran Polres sudah diminta untuk melakukan penyekatan.

Namun Sujarno tetap mengimbau masyarakat agar mengadakan kegiatan takbiran di lingkungan sekitarnya. Bagi yang tetap ingin mengadakan takbir keliling, sebaiknya melaporkannya pada pihak kepolisian. "Agar kita bisa melakukan pengawalan," katanya.

Terpopuler