Pemerintah: Awal Ramadhan Jatuh pada Sabtu

Red: Dewi Mardiani

Kamis 19 Jul 2012 21:02 WIB

Menteri Agama (Menag) Suryadharma Ali. Foto: Antara/Syaiful Arif Menteri Agama (Menag) Suryadharma Ali.

REPUBLIKA.CO.ID, JAKARTA -- Kementerian Agama (Kemenag) menetapkan awal bulan Ramadhan jatuh pada Sabtu (21/7). Berdasarkan sidang isbat yang berlangsung di Kantor Kemenag, Kamis (19/7) malam. Menteri Agama Suryadharma Ali mengatakan,

"Bahwa, 1 Ramadhan itu jatuh pada hari Sabtu (21/7). Apakah hal ini bisa disepakati?" tanyanya kepada peserta sidang Isbat. Para peserta pun sepakat dan Menag pun mengetuk palu tanda keputusan telah dibuat pemerintah untuk penetapan awal Ramadhan 1433 Hijriah.

Penetapan ini ditetapkan sidang dengan mendengarkan berbagai pertimbangan dan masukan dari 17 organisasi kemasyarakatan (ormas) Islam. Dengan demikian, maka masyarakat yang ingin menjalankan ibadah puasa dapat melaksanakannya pada Sabtu besok, berdasarkan penetapan pemerintah tersebut.

Hanya dua ormas Islam yang ikut dalam sidang isbat , yakni Front Pembela Islam (FPI) dan An-Najat Al-Islamiyah yang menetapkan awal Ramadhan pada Jumat (20/7), karena melihat hilal di Pemantauan Hilal di Cakung, Jakarta Timur.

Pemerintah mengumumkan hilal tak tampak di 25 titik pemantauan di seluruh Indonesia.

 

Terpopuler