Tiket Kapal Tujuan Jakarta Naik 100 Persen

Red: Djibril Muhammad

Rabu 15 Aug 2012 17:07 WIB

Sejumlah pemudik antre menaiki KM Kelud di Pelabuhan Beton Sekupang, Batam, Sabtu 2(7/8). Pada H-3 lebaran, ribuan pemudik dari Batam menuju Belawan dengan menggunakan transportasi kapal motor. Foto: Antara Sejumlah pemudik antre menaiki KM Kelud di Pelabuhan Beton Sekupang, Batam, Sabtu 2(7/8). Pada H-3 lebaran, ribuan pemudik dari Batam menuju Belawan dengan menggunakan transportasi kapal motor.

REPUBLIKA.CO.ID, PANGKALPINANG - Tarif tiket kapal penumpang rute Pelabuhan Pangkalbalam, Provinsi Bangka Belitung (Babel) tujuan Pelabuhan Tanjung Priok (Jakarta) naik 100 persen karena meningkatnya calon penumpang selama arus mudik Idul Fitri 1433 Hijriyah.

"Untuk saat ini, tarif tiket di tingkat agen penjualan tiket kapal laut naik menjadi Rp 350 ribu per tiket dibandingkan sebelumnya Rp 175 ribu per tiket," ujar salah seorang tiketing kapal penumpang tujuan Jakarta, Dedi di Pangkalpinang, Rabu (15/8).

Ia menjelaskan, kenaikan tarif tiket ini hanya berlaku selama arus mudik dan kenaikan tarif ini untuk menutupi biaya operasional kapal laut yang cukup tinggi. "Kami belum mengetahui, apakah tarif ini akan diberlakukan pada arus balik lebaran nanti karena belum ada keputusan dari pihak perusahaan pelayaran," ujarnya.

Ia mengatakan, jumlah armada kapal laut yang melayani calon penumpang kapal tujuan Jakarta cukup memadai yaitu KM Sahabat, Srikandi, BJL, Salvia, Sakura dan Sawita dengan kapasitas 500 hingga 600 orang penumpang per kapal.

"Sampai saat ini, kenaikan tarif ini belum ada keluhan dari calon penumpang karena tarif masih cukup terjangkau dibandingkan tarif pesawat udara yang mencapai satu juta lebih," ujarnya.

Menurut dia, tarif tiket kapal ini akan lebih tinggi, apabila calon penumpang membeli tiket di calo-calo tiket yang beroperasi di luar kawasan pelabuhan.

"Keberadaan calo tiket ini merugikan pihak pelayaran dan calon penumpang karena tarif tiket yang dijual calo lebih tinggi jika dibandingkan tarif tiket di agen tiket resmi, biasanya tarif tiket kapal tujuan Jakarta yang ditawarkan calo kepada calon penumpang mencapai Rp 400 ribu hingga Rp 500 ribu per tiket, sementara tarif tiket di agen resmi hanya Rp 350 ribu per tiket," ungkapnya. Menurut dia, biasanya calo tiket ini beroperasi di luar kawasan atau di pintu masuk pelabuhan untuk mengelabui petugas keamanan.

"Untuk menertibkan calo ini cukup sulit karena mereka cukup pintar untuk menghindari penertiban aparat keamanan di pelabuhan," ujarnya.

Ia berharap, aparat kepolisian untuk memperketat pengawasan dan menindak tegas para calo tiket ini karena merugikan calon penumpang kapal yang akan merayakan Idul Fitri di kampung halamannya.

"Kami berharap calon penumpang kapal laut untuk membeli tiket di agen-agen penjualan tiket resmi di terminal pelabuhan untuk mencegah penipuan dan tarif tiket yang tinggi," ujarnya.

Terpopuler