Pemudik Sudah Tinggalkan Stasiun Senen

Rep: C10/ Red: Djibril Muhammad

Selasa 30 Aug 2011 12:41 WIB

Calon Penumpang berjejal saat akan memasuki kereta api Mataremaja jurusan Jakarta-Malang di Stasiun Senen, Jakarta, Ahad (28/8). Foto: Republika/Tahta Aidilla Calon Penumpang berjejal saat akan memasuki kereta api Mataremaja jurusan Jakarta-Malang di Stasiun Senen, Jakarta, Ahad (28/8).

REPUBLIKA.CO.ID, SENEN - Situasi di Stasiun Senen sudah sepi pemudik. Tak terlihat adanya kepadatan pemudik seperti yang terlihat beberapa hari lalu.

Meski demikian memang masih ada beberapa warga yang pulang ke kampung halamannya hari ini. Tri Wibowo (50) misalnya, mengaku sengaja pulang ke kampung halamannya hari ini karena awalnya mengira Lebaran jatuh pada (30/8) ini.

"Supaya lebih sepi jadi saya ke kampungnya sengaja sekarang," ujarnya saat ditemui Republika di Stasiun Senen, Rabu (30/8).

Bowo, sapaan akrabnya mengaku diuntungkan dengan keputusan pemerintah yang menetapkan Lebaran jatuh pada esok hari. Pasalnya, ia jadi bisa menikmati saat-saat hari raya di kampung berrsama keluarganya. "Ya seneng juga karena Lebaran pas sama keluarga," tuturnya.

Pagi ini Bowo pulang ke kampung halamannya di Semarang dengan menggunakan kereta kelas bisnis Fajar Utama. Diperkirakan kereta yang ditumpangi Bowo akan sampai pukul 15.00 WIB.

Sehingga besok Bowo bisa melewati moment hari raya bersama sanak saudaranya di tempat kelahirannya. Wakil Kepala Stasiun Senen, Wahyudin, mengakui jumlah pemudik di Stasiun Senen hari ini turun.

Meski demikian ia belum mengetahui berapa angka penurunan tersebut. "Saat ini jumlah pemudik berkurang, karena puncaknya kemarin," jelas Wahyudin.

Jumlah penumpang pada puncak arus mudik yang terjadi kemarin mencapai 253.270 orang. Jumlah ini gabungan dari semua kelas ekonomi, bisnis, maupun eksekutif.

Walau situasi terlihat agak sepi, namun pengamanan tetap disiagakan. Dari pantauan Republika di lapangan, masih terlihat adanya posko pengamanan yyang dijaga oleh beberapa petugas kepolisian. "Petugas kepolisian akan terus berjaga hingga arus balik nanti," tutup Wahyudin.

Terpopuler