Arus Keluar Tol Pejagan Tersendat

Rep: c25/ Red: Agung Vazza

Ahad 28 Aug 2011 14:45 WIB

Tol Pejagan di perbatasan Jawa Barat-Jawa Tengah Foto: . Tol Pejagan di perbatasan Jawa Barat-Jawa Tengah

REPUBLIKA.CO.ID, PEJAGAN - Penumpukan volume kendaraan pemudik terjadi di ruas jalan pintu keluar tol Bakeri Pejagan, Jawa Tengah, Ahad (28/8). Kondisi itu mengakibatkan arus lalu lintas dari pintu keluar tol menuju pertigaan Prupuk tersendat hingga 15 kilometer.

Menurut petugas monitoring pintu tol Bakeri, Jaja, tersendatnya arus lalu lintas di pintu keluar tol terjadi akibat adanya palang perlintasan kereta api dan juga pedagang asongan yang berkerumun di sekitar pertigaan Prupuk menuju Pejagan.

Jaja mengatakan, kondisi itu biasa terjadi. Namun karena arus lalu lintas mudik tahun ini volume kendaraan meningkat, sehingga terjadi penumpukan di pintu keluar tol. "Sempat menumpuk hingga 15 kilometer," ucapnya. Namun siang ini, kemacetan arus keluar tol hanya sekitar tujuh kilometer.

Sejauh ini, kata Jaja, pihak tol bakeri telah berkoordinasi dengan petugas kepolisian Pejagan agar memonitor setiap penutupan pintu kereta api. Pihak tol juga akan membantu mengatur lalu lintas di sepanjang pintu keluar menuju persimpangan.

Untuk mengantisipasi lonjakan volume kendaraan pemudik, pihak tol juga telah mempersiapkan mulai dari segi panel hingga personel. Jaja menambahkan, untuk transaksi pembayaran tol sejauh ini lancar. "Jadi transaksi tidak menjadi masalah penumpukan kendaraan," cetusnya.

Terkait itu, pintu tol Bakeri merupakan jalur sambungan dari pintu tol keluar Kanci menuju Pejagan. Jalur tol ini sepanjang 30 kilometer dan dibangun dari Kramat Pejagan menuju Prupuk. 

Terpopuler