Relawan Bantu Pastikan Warga Patuh Prokes Selama Bazar Ramadhan Malaysia

Rep: Zahrotul Oktaviani/ Red: Ani Nursalikah

 Selasa 19 Apr 2022 14:06 WIB

Suasana bazar Ramadhan di Sibu, Sarawak, Malaysia, Senin (4/4/2022). Relawan Bantu Pastikan Warga Patuh Prokes Selama Bazar Ramadhan Malaysia Foto: Borneo Post Online Suasana bazar Ramadhan di Sibu, Sarawak, Malaysia, Senin (4/4/2022). Relawan Bantu Pastikan Warga Patuh Prokes Selama Bazar...

Relawan memastikan pengunjung memakai masker di bazar Ramadhan.

REPUBLIKA.CO.ID, KUALA LUMPUR -- Untuk memastikan kepatuhan terhadap standar operasional prosedur (SOP) di antara pengunjung bazaar Ramadhan, relawan berkomitmen penuh menjalankan tugas mereka sehari-hari di area yang ditentukan.

Meski dalam masa transisi ke endemis, aspek kepatuhan protokol kesehatan (prokes) perlu diperhatikan terutama dalam hal penggunaan masker, yang masih wajib untuk menekan penyebaran Covid-19.

Baca Juga

Salah satu relawan, Raziq Rusyaidi Ruslani, mengatakan salah satu tugas hariannya yang perlu dilakukan adalah memastikan orang memakai masker dan memindai kode QR di aplikasi MySejahtera sebelum memasuki area bazar. Pria berusia 23 tahun ini bertugas di Bazar Ramadhan Jalan Raja Alang, Kampung Baru.

“Kalau ada yang tidak pakai masker, kami (relawan) akan minta yang bersangkutan pakai masker dulu, baru kita izinkan masuk. Tidak seperti tahun lalu, kalau untuk SOP kali ini, bazar tahun ini lebih bebas, tapi kami tidak boleh berpuas diri dan semua orang harus tetap mematuhi SOP agar tidak tertular Covid-19,” ujarnya dikutip di Bernama, Selasa (19/4/2022).

Relawan lainnya, Fakhrul Ihsan Syahrizal, mengatakan selain memastikan penggunaan masker, pihaknya juga akan mengontrol dan memantau jarak sosial di antara para pengunjung. Dia mengatakan, meski tidak ada batasan jumlah pengunjung yang masuk ke area bazaar, tugasnya ditujukan untuk menghindari kemacetan ekstrem di area tersebut pada satu waktu.

“Selain kepatuhan SOP, kita juga perlu memantau lalu lintas dan jumlah pengunjung, karena jika terlalu banyak orang atau ada hambatan lalu lintas, hal ini dapat menyebabkan kemacetan dan mempersulit proses pengunjung untuk membeli makanan di bazar," ucap dia.

Untuk memastikan situasi terkendali, para relawan disebut akan memantau pintu masuk pengunjung untuk menghindari kemacetan lalu lintas. Ia juga menambahkan, dia akan bertugas sepanjang bulan Ramadhan.

Dua relawan berdedikasi ini merupakan perwakilan dari Persatuan Pedagang Kaki Lima dan Pedagang Kecil Melayu (PPPKMWP) Cabang Jalan Raja Bot. Mereka telah menjadi relawan di bazar Ramadhan selama dua tahun terakhir sejak pandemi Covid-19 melanda negara itu.

https://www.bernama.com/en/general/news.php?id=2073434

Berita Lainnya