Empat Cara Mengajarkan Puasa pada Anak Usia Dini

Rep: Dadang Kurnia/ Red: Christiyaningsih

Kamis 07 Apr 2022 14:45 WIB

Keluarga muslim berdoa sebelum berbuka puasa di rumahnya pada bulan suci Ramadhan. Mengajarkan puasa pada anak harus dilakukan secara bertahap dan berbasis contoh. Ilustrasi. Foto: EPA-EFE/MONIRUL ALAM Keluarga muslim berdoa sebelum berbuka puasa di rumahnya pada bulan suci Ramadhan. Mengajarkan puasa pada anak harus dilakukan secara bertahap dan berbasis contoh. Ilustrasi.

REPUBLIKA.CO.ID, SURABAYA -- Dosen Pendidikan Guru PAUD Universitas Nahdlatul Ulama Surabaya (Unusa), Berda Asmara memberikan tips untuk mengajarkan anak usia dini berpuasa. Ada beberapa kiat yang bisa diterapkan untuk mengenalkan puasa pada anak.

Pertama, orang tua bisa memberikan contoh melaksanakan puasa baik puasa wajib saat Ramadhan atau puasa sunnah seperti Senin dan Kamis. Hal ini dilakukan karena anak usia dini memiliki rasa ingin tahu sangat tinggi dan ia pasti akan bertanya tentang puasa itu bagaimana.

Baca Juga

"Dalam hal ini orang tua bisa memberi pengetahuan serta memfasilitasi agar bisa melaksanakan puasa sejak dini, mulai dari mengajak anak makan sahur dan mengajak berbuka puasa," kata Berda, Kamis (7/4/2022).

Kedua, ketika sudah memungkinkan upayakan mengajarkan anak usia dini untuk berpuasa selama tiga atau empat jam mulai dari sahur. "Misal sampai pukul 10.00 atau sampai dzuhur jika dirasa anak sudah cukup kuat," ujar Berda.

Ketiga, ajarkan puasa pada anak secara perlahan dan bertahap. Jika dirasa anak belum siap untuk melaksanakan puasa, jangan pernah dipaksa. "Karena apabila dipaksa akan membuat anak takut dan enggan untuk melaksanakan puasa," kata dia.

Keempat, ketika anak sudah mulai mencoba berpuasa tiga hingga empat jam, orang tua boleh memberi reward berupa pujian atau hadiah. Cara ini dapat menarik minat anak untuk melaksanakan puasa. "Anak akan berhasil untuk melaksanakan puasa sesuai dengan usia anak yang semakin lama semakin tumbuh," kata dia.

Berda juga menyarankan untuk mengajak anak ketika hendak melaksanakan makan sahur dan berbuka puasa. Agar anak mau terlibat bisa diiming-imingi dengan menu kesukaannya tapi tetap memperhatikan makanan yang sehat dan bergizi sehingga anak akan senang menjalankan puasa.

"Ini membuat anak akan lebih bersemangat untuk menjalani puasa karena memang ada makanan yang mereka senangi," kata Berda.

Terpopuler