Kitab Suci yang Diturunkan Saat Ramadhan

Rep: Ali Yusuf/ Red: Muhammad Hafil

Rabu 06 Apr 2022 03:26 WIB

Kitab Suci yang Diturunkan Saat Ramadhan. Foto: Alquran (ilustrasi) Foto: Dok Republika Kitab Suci yang Diturunkan Saat Ramadhan. Foto: Alquran (ilustrasi)

REPUBLIKA.CO.ID, JAKARTA--Adakah waktu yang lebih istimewa daripada waktu yang lain? KH Jeje Zaenudin menegaskan, pada dasarnya semua waktu adalah sama, karena hakikat waktu adalah perubahan dan pergerakan.

"Yang membedakan satu waktu dengan yang lainnya adalah peristiwa-peristiwa dan perubahan-perubahan yang terjadi di dalamnya," tulis KH Jeje dalam bukunya "Seputar Masalah Puasa, Itikaf, Lailatul Qadar dan Lebaran".

Baca Juga

KH Jeje menyampaikan, Allah SWT adalah pencipta waktu. Dia juga yang menetapkan peristiwa-peristiwa istimewa pada waktu tersebut. Keistimewaan Ramadhan karena peristiwa-peristiwa teramat penting yang terjadi pada bulan tersebut.

Di antaranya, Ramadhan merupakan bulan permulaan turun Alquran. Hal ini ditegaskan dalam surat Al-Baqarah ayat 185 dengan tegas menyatakan bahwa Al-Qur'an diturunkan untuk pertama kalinya kepada Rasulullah pada bulan Ramadhan.

"Beberapa hari yang ditentukan itu ialah bulan Ramadhan, bulan yang di dalamnya diturunkan (permulaan) Alquran sebagai petunjuk bagi manusia dan penjelasan-penjelasan mengenai petunjuk itu dan pembeda (antara yang hak dan yang bathil)."

Sedang pada beberapa riwayat yang dinukil para mufassir, kitab-kitab yang lain sebelum Alqur'an seperti shuhuf Ibrahim, Taurat, Zabur, dan Injil, juga diturunkan kepada para Rasul pada bulan Ramadhan.(Tafsir Al-Thabari,Ill:446).

Ibnu Katsir mengutip riwayat Imam Ahmad dari Wailah bin Al Asqa' bahwa Rasulullah bersabda, “Kitab (shuhuf) Ibrahim diturunkan pada awal malam Ramadhan, kitab Taurat diturunkan pada malam setelah lewat tanggal enam Ramadhan, kitab Zabur pada malam setelah telah lewat tanggal dua belas Ramadhan, kitab Injil diturunkan pada malam setelah lewat tanggal delapan belas Ramadhan, dan Al-Qur'an diturunkan pada malam setelah lewat dari dua puluh empat Ramadhan”. (Ibnu Katsir,I:501).

KH Jeje mengatakan, kitab suci semua itu adalah pedoman hidup. Tali ajaran penghubung manusia dengan Allah dan tidak ada ikatan manusia dengan Allah  yang lebih jelas dan kokoh melebihi wahyunya.

Dengannya Allah  mengajar dan membimbing manusia segala kebaikan. Tidaklah kebetulan jika Allah SWT memilih waktu penurunan kalam-Nya yang mulia di bulan Ramadhan, melainkan Allah hendak menjadikan bulan tersebut bulan yang istimewa.

 

Terpopuler