Tiga Hal Kebiasaan Rasulullah Persiapkan Ramadhan

Rep: Ratna Ajeng Tedjomukti/ Red: Agung Sasongko

 Sabtu 19 Mar 2022 01:04 WIB

Ilustrasi Ramadhan Foto: dok. Republika Ilustrasi Ramadhan

Bulan Ramadhan tahun 1443 Hijriyah hanya tinggal menghitung hari.

REPUBLIKA.CO.ID, JAKARTA -- Bulan Ramadhan tahun 1443 Hijriyah hanya tinggal menghitung hari. Umat Muslim biasanya telah mempersiapkan kedatangan bulan berkah ini sesuai kebiasaan Rasulullah SAW.

Melansir laman aboutislam.net, (18/3/2022), tiga hal tersebut merupakan kebiasaan Rasullah dalam mempersiapkan Ramadhan,

Baca Juga

Pertama, memperbanyak puasa sunnah, 

Nabi Muhammad sering berpuasa selama bulan Sya'ban. Usamah bin Zaid berkata, 

Aku berkata, “Ya Rasulullah, aku tidak melihatmu berpuasa di bulan apapun selain Sya'ban.” Dia berkata: “Itu adalah bulan yang tidak banyak diperhatikan orang, antara R ajab dan Ramadhan. Ini adalah bulan yang mengangkat amalan-amalan kepada Tuhan semesta alam, dan aku suka jika amalanku diangkat ketika aku berpuasa.” ( Sunan Al Nisai).

Hal yang sama juga telah dicatat pada otoritas istri Nabi, `Aisyah:

Bulan yang paling disukai Rasulullah untuk berpuasa adalah Sya'ban, memang, dia biasa bergabung dengan Ramadhan. ( Sunan Al-Nisai, Sahih  Sebuah laporan serupa juga telah dicatat dalam Sunan Abi Dawud )

Jumlah pasti hari-hari dia berpuasa selama Sya'ban belum dicatat, tetapi kita dapat berasumsi bahwa pada saat Ramadhan tiba, dia sudah memiliki kebiasaan berpuasa setiap hari. Namun, dia tidak berpuasa sebulan penuh.

Kedua, berdoa ketika melihat bulan baru muncul

Setiap kali Nabi melihat bulan sabit yang menandakan dimulainya bulan baru, termasuk Ramadhan, dia akan membuat permohonan khusus, 

Talhah bin Ubaidullah radhiyallahu 'anhu meriwayatkan,

Saat melihat bulan baru (bulan lunar), Nabi biasa berdoa: “Ya Allah, biarkan bulan ini muncul pada kami dengan keamanan dan iman; dengan keselamatan dan Islam. (Wahai bulan!) Tuhanmu dan milikku adalah Allah. Semoga bulan ini membawa hidayah dan kebaikan”. ( Jami` Al-Tirmidzi )

Ketiga, mengingatkan orang lain keberkahan Ramadhan dan memperbanyak amalan baik,

Rasulullah bersabda, telah datang kepadamu Ramadhan, bulan yang diberkahi, di mana Allah Yang Maha Perkasa dan Maha Agung memerintahkan kamu untuk berpuasa. Selama itu, pintu-pintu surga dibuka dan pintu-pintu Neraka ditutup, dan setiap setan dirantai. Di dalamnya, Allah memiliki satu malam yang lebih baik dari seribu bulan; barang siapa yang dihalangi kebaikannya, maka sesungguhnya ia terhalang. ( Sunan Al Nisa'i )

Rasulullah mendorong umat Islam untuk memperbanyak ibadah di bulan Ramadhan,  sebelum tiba, dengan menyebutkan pahala tambahan untuk melakukan perbuatan baik selama itu. Dia mencoba memotivasi mereka terlebih dahulu.n

Silakan akses epaper Republika di sini Epaper Republika ...

Berita Lainnya

Play Podcast X