Sabtu 10 Apr 2021 05:03 WIB

Tips Agar Terhindar dari Bau Mulut saat Puasa Ramadhan

Bau mulut saat puasa Ramadhan bisa disebabkan sejumlah hal.

Rep: Dadang Kurnia/ Red: Muhammad Hafil
Tips Agar Terhindar dari Bau Mulut saat Puasa Ramadhan. Foto: Ilustrasi Ramadhan
Foto: Pixabay
Tips Agar Terhindar dari Bau Mulut saat Puasa Ramadhan. Foto: Ilustrasi Ramadhan

REPUBLIKA.CO.ID, SURABAYA -- Dokter spesialis gigi drg. Nike Puji Rahmawati memaparkan tips agar terhindar dari bau mulut saat menjalani ibdah puasa Ramadhan. Nike menjelaskan, bau mulut pada seseorang bisa disebablan beberapa hal. Di antaranya karena banyaknya karang yang menempel di gigi. Untuk mengatasi masalah tersebut, ia menganjurkan untuk membersihkan karang tersebut.

"Jadi sebaiknya sebelum puasa, ke dokter gigi dulu, bersihin karang giginya. Karena kalau saat puasa kan biasanya orang males. Mungkin karena capek atau karena takut batal puasanya," kata Nike di Surabaya, Jumat (9/4).

Baca Juga

Dokter lulusan Universitas Airlangga (Unair) Surabaya itu pun mengungkapkan faktor lain yang menjadi penyebab bau mulut. Yakni karena saat menjalani puasa, mulut seseorang akan menjadi kering. Solusinya, kata dia, adalah dengan banyak memakan makanan berserat, baik saat buka puasa maupun sahur.

"Makanan berserat seperti buah-buahan, sayur-saryuran  banyakin minum air putih, dan makanan yang bervitamin dan bergizi. Biar gak terlalu kering dan air liur produksinya banyak," ujar pemilik Nara Dental Clinic Surabaya tersebut.

Ia juga menyarankan untuk menghindari makanan yang menimbulkan bau mulut, seperti bawang, petai, jengkol, dan durian. Selain itu, makanan atau minuman yang sebaiknya dihindari adalah yang PH asamnya tinggi. Seperti kopi dan teh.

"Teh dan kopi itu cenderung PH asamnya tinggi, apalagi kopi. Sebenarnya kita makan apa aja bebas. Cuma paling enggak, 15 menit sampai setengah jam setelahnya gosok gigi," ujar Nike. Nike melanjutkan, yang lebih penting dari itu adalah rutin menggosok gigi, atau menggunakan obat kumur.

 

Yuk koleksi buku bacaan berkualitas dari buku Republika ...
Advertisement
Berita Lainnya
Advertisement
Terpopuler
1
Advertisement
Advertisement