Jemput Keberkahan Ramadhan dengan Memperbaiki Akhlak

Rep: Ali Yusuf/ Red: Muhammad Hafil

 Sabtu 25 Apr 2020 17:33 WIB

Jemput Keberkahan Ramadhan dengan Memperbaiki Akhlak. Foto: rIlustrasi Ramadhan Foto: Pixabay Jemput Keberkahan Ramadhan dengan Memperbaiki Akhlak. Foto: rIlustrasi Ramadhan

Puasa Ramadhan adalah madrasah untuk mendidik mata batin.

REPUBLIKA.CO.ID, JAKARTA--Ramadhan sering disebut sebagai bulan penuh berkah, di mana segala bentuk keberkahan dipersiapkan oleh Allah Sang Khaliq untuk direngkuh oleh hamba-hamba-NYA..

"Puasa adalah madrasah yang mendidik kita untuk menajamkan mata batin kita agar kita dapat menembus tirai kegaiban," kata Pimpinan Majelis Taklim dan Dzikir Baitul Muhibbin, Habib Abdurrahman Asad Al-Habsyi, Rabu (25/4).

Baca Juga

Habib Abdurrahman mengatakan, puasa adalah sekolah agung yang melatih kita untuk menerbangkan ruhani kita agar bisa hinggap dalam pangkuan kasih sayang Sang Maha Kasih. Puasa adalah madrasah ruhaniah yang dalamnya ada tafakur dan amal, ada refleksi dan aksi.

"Juga ada peribadatan dan perkhidmatan," katanya.

Menurutnya, puasa yang mendapatkan pemuliaan dari Allah SWT adalah puasa yang dijalankan secara lahir bathin. Puasa yang tak sekedar menahan lapar dan dahaga, namun menjaga lisan, mata, tangan, telinga, kaki, pikiran dan hati dari perilaku yang tercela.

Habib Abdurrahman menambahkan, bahwa puasa mendidik kita untuk shaleh secara individu dan sosial sekaligus. Ramadhan adalah arena menuju insan Rabbani yaitu manusia yang dalam kehidupan sehari-harinya mampu menghadirkan kesadaran akan Adanya Allah bersamanya selalu.

"Insan Rabbani selalu berusaha menjadikan akhlak sebagai patron dalam hidupnya," katanya

إِنَّ الْمُؤْمِنَ لَيُدْرِكُ بِحُسْنِ خُلُقِهِ دَرَجَةَ الصَّائِمِ الْقَائِمِ

“Sesungguhnya seorang mukmin bisa meraih derajat orang yang rajin berpuasa dan shalat dengan sebab akhlaknya yang luhur.” (HR. Ahmad no. 25013 dan Abu Dawud no. 4165).

"Mari jemput Berkah Ramadhan,  dengan kebaikan Akhlak," serunya.

BACA JUGA: Ikuti News Analysis News Analysis Isu-Isu Terkini Perspektif Republika.co.id, Klik di Sini

Berita Lainnya

Play Podcast X