Semarak Keceriaan Idul Fitri di Rumah Yatim Suriah

Rep: Zahrotul Oktaviani/ Red: Yudha Manggala P Putra

Kamis 06 Jun 2019 17:20 WIB

Aksi Cepat Tanggap (ACT) berikhtiar untuk kembali menyapa keluarga Palestina dan Suriah, membawa bingkisan Lebaran untuk mereka. Foto: ACT Aksi Cepat Tanggap (ACT) berikhtiar untuk kembali menyapa keluarga Palestina dan Suriah, membawa bingkisan Lebaran untuk mereka.

REPUBLIKA.CO.ID, JAKARTA -- Udara masih pagi di Reyhanli, kota perbatasan Turki dan Suriah. Takbir bergema merdu dari pengeras suara Masjid Mehmet Karacadir. Sejumlah jamaah tampak baru keluar usai melaksanakan salat Idul Fitri di masjid itu.

Selasa (4/6) kemarin, Idul Fitri telah berlangsung di Turki. Bertepatan hari itu, Aksi Cepat Tanggap (ACT) merayakan hari kemenangan bersama para yatim Suriah di salah satu rumah yatim di Reyhanli.

“Hari ini (4/6) kita akan melakukan sejumlah kegiatan bersama para anak yatim Suriah,” kata tim Global Humanity Response (GHR) - ACT, Firdaus Guritno, dalam keterangan tertulis yang didapat Republika, Kamis (6/6).

Sepulang dari masjid, Firdaus bersama anak-anak segera menuju rumah yatim. Sesampainya di rumah, acara kecil-kecilan telah disiapkan. Lebaran kali ini disyukuri dengan makan bersama dan memberikan bingkisan lebaran bagi anak-anak yatim.

Tepuk tangan bergema di seantero ruangan. Musik berdendang mengiringi gerakan sejumlah anak perempuan. Sejumlah anak laki-laki pun tampak sibuk dengan mainan baru mereka.

“Hari ini juga ada pembagian bingkisan kebahagiaan, perpanjangan dari masyarakat Indonesia melalui Global Zakat-ACT,” lanjutnya.

Ikhtiar meredam krisis kemanusiaan Suriah di Turki pun terus dilakukan ACT. Reyhanli, merupakan salah satu kota dengan perbandingan jumlah pengungsi Suriah yang lebih banyak dibandingkan penduduk asli Turki.

Kota yang menjadi perbatasan Turki dan Suriah ini memang didiami jutaan pengungsi Suriah. Sebagian besar pengungsi di sana berupaya mencari suaka dan penghidupan lebih layak.

Konflik membuat mereka tidak lagi mampu merasakan ketentraman hidup seperti sebelum pecahnya ketegangan. ACT pun senantiasa berikhtiar meringankan beban para pengungsi Suriah di Reyhanli, termasuk pada momen perayaan Idulfitri kali ini.

“Berbaginya hadiah ini menunjukkan kepedulian kita. Bangsa Indonesia turut mendampingi mereka di masa-masa kebahagian Idul Fitri ini,” ujar Firdaus.

Anak-anak yang ada di rumah yatim segera membuka kado mereka. Kado-kado itu berisi antara lain pakaian baru dan mainan edukatif.

Selain yatim Suriah di Turki, hadiah Lebaran juga menyapa pengungsi internal Suriah di Atimah, Suriah. Selama dua hari, yakni Ahad (2/6) dan Senin (3/6), ratusan bingkisan Idulfitri dibagikan ke 800 pengungsi anak.

“Pembagian paket Idul Fitri akan terus berlanjut. Begitu pun aktivitas lainnya. ACT akan terus menyebarkan kabar kebahagiaan dari pengungsi Suriah di Reyhanli dan sekitarnya,” ucap Firdaus.

Terpopuler