7 Ribu Pemudik Padati Terminal Rambutan

Rep: Nugroho Habibi/ Red: Karta Raharja Ucu

Kamis 06 Jun 2019 16:52 WIB

Suasana di Terminal Kampung Rambutan, Jakarta Timur H+1 Lebaran, Kamis (6/6). Foto: Republika/Nugroho Habibi Suasana di Terminal Kampung Rambutan, Jakarta Timur H+1 Lebaran, Kamis (6/6).

REPUBLIKA.CO.ID, JAKARTA -- Penumpang bus di Terminal Kampung Rambutan, Jakarta Timur masih didominsi oleh para pemudik. Bahkan, Kepala Terminal Kampung Rambutan, Thofik Winanto, menyebut H+1 terjadi lonjakan penumpang.

"Hari ini penumpang melonjak, keberangkatan shift satu saja sudah 7 ribuan penumpang," ujar Thofik kepada Republika.co.id, Kamis (6/6). 

Angka itu, kata Thofik, dipastikan akan terus mengalami peningkatan. Sebab, keberangkatan bus di Terminal Kampung Rambutan H+1 masih menyisakan dua shift. 

Berdasarkan data, Thofik menjelaskan, angka 7 ribu merupakan total keberangkatan hari H. Dia mengatakan, dari tiga shift di hari H lebaran, jumlah total keberangkatan di angka 7.190 penumpang. 

"Ya memang banyak tapi itu penumpang kagetan (penumpang yang menempuh jalur dekat)," terangnya. 

Thofik menerangkan, mayoritas penumpang yang melakukan perjalanan mudik hanya menempuh jalur dekat area Jawa Barat, misalnya, Cianjur, Tasik dan Banjar. Selain itu, dia mengatakan, penumpang juga merupakan pelancong yang hendak berlibur. 

"Setelah ini nanti, tetap ada pemberangkatan (shift 2 dan 3) ini biasanya ke pengendara orang jalan-jalan," ungkapnya.

Dia membandingkan, untuk arus balik Lebaran tahun lalu, puncak arus balik terjadi pada tanggal 21 Juni 2018 dengan angka total 36 ribu. Sedangkan untuk tahun ini diperkirakan akan terjadi pada 11 Juni 2019.

Terkait persiapan arus balik, Thofik mengatakan tidak melakukan persiapan khusus. Namun, dia menyebut telah menyediakan fasilitas bermain bagi anak-anak yang sedang melakukan perjalanan mudik maupun balik. 

"Kita mempelajari lonjakan tahun lalu saja. Tapi kita mnyediakan tempat baru untuk bermain anak-anak. Supaya yang bawa anak kecil tidak bosan," ungkapnya.

Terpopuler