585 Personel Gabungan Jaga Malam Takbiran di Kota Bekasi

Rep: Febryan/ Red: Hasanul Rizqa

Selasa 04 Jun 2019 21:18 WIB

Kapolres Metro Bekasi Kota Kombes Pol Indarto (kiri). Foto: Antara/Risky Andrianto Kapolres Metro Bekasi Kota Kombes Pol Indarto (kiri).

REPUBLIKA.CO.ID, BEKASI -- Sebanyak 585 personel gabungan dikerahkan untuk menjaga perayaan malam takbiran di Kota Bekasi, Jawa Barat. Mereka berasal dari Kepolisian, TNI, Satpol PP dan Dinas Perhubungan setempat.

"585 (personel) yang ada di sini bukan hanya menjaga orang takbiran, tetapi juga mengatur lalu lintas dan memastikan perayaan malam takbiran lancar tertib," kata Kapolres Metro Bekasi Kota, Komisaris Besar (Pol) Indarto usai menggelar apel pasukan di Halaman Kantor Pemerintah Kota Bekasi, Selasa (4/6) malam.

Baca Juga

Meski tak melarang perayaan takbiran di tempat-tempat umum, dia mengimbau masyarakat agar memilih melaksanakan takbiran di masjid dekat rumah masing-masing. "Kita mendorong takbiran itu, tapi jangan berkeliling di jalan karena itu bisa menimbulkan berbagai potensi kerawanan," jelas dia.

Selain itu, pihaknya juga menginstruksikan kepada seluruh personel yang bertugas untuk menjalankan tata pelaksanaan standar (standard operating procedure/SOP) pengamanan. Dia juga mengingatkan pentingnya peningkatan kewaspadaan, terutama menyusul adanya aksi percobaan bom bunuh diri di Pospam Kartasura Sukoharjo, Jawa Tengah, Senin (3/6) malam lalu.

"Kita selalu antisipasi kerawanan tersebut terjadi di sini. Saya sering ingatkan kita sudah ada SOP. Jadi pencegahan kita adalah dengan menjalankan SOP karena itu adalah bentuk anstispasi," tutur Indarto.

Dia menjelaskan, contoh SOP penjagaan yang dimaksud. Setiap personel harus menjalankan skema perlindungan diri atau body protector. Masing-masing anggota harus saling melindungi dan mengawasi, meski dalam posisi mengatur lalu lintas.

"Misal satu regu ada 10 personel, minimal dua personel itu ditugaskan untuk mengawasi rekannya yang sedang mengatur lalu lintas, dengan begitu setiap personel akan saling menjaga tidak ada yang lengah," jelas dia.

Terpopuler