Tiga Titik Potensi Macet di Pemalang

Rep: Adinda Pryanka/ Red: Gita Amanda

Senin 03 Jun 2019 07:39 WIB

Petugas mempersilahkan kendaraan pemudik melanjutkan perjalanan di pintu masuk rest area Penarukan KM 275, jalan tol Pejagan-Pemalang, Kabupaten Tegal, Jawa Tengah, Sabtu (1/6/2019). Foto: Antara/Oky Lukmansyah Petugas mempersilahkan kendaraan pemudik melanjutkan perjalanan di pintu masuk rest area Penarukan KM 275, jalan tol Pejagan-Pemalang, Kabupaten Tegal, Jawa Tengah, Sabtu (1/6/2019).

REPUBLIKA.CO.ID, PEMALANG -- Pada jalur Pantai Utara (Pantura) Kabupaten Pemalang, setidaknya terdapat tiga titik yang berpotensi menimbulkan kepadatan lalu lintas saat arus mudik. Titik tersebut adalah Traffic Light (TL) Pagaran, TL Petarukan dan TL Comal.

Kasatlantas Polres Pemalang Herdiawan Arifianto menjelaskan, ketiga traffic light tersebut merupakan titik pertemuan kendaraan dari berbagai daerah. Baik mereka yang datang dari timur dan barat serta sebagian dari utara. "Tapi, masih dapat diantisipasi," ujarnya saat dihubungi Republika.co.id, Ahad (2/6) lalu.

Baca Juga

Untuk di wilayah kota, Herdiawan menyampaikan potensi kemacetan terdapat di Jalan Jenderal Sudirman. Tepatnya di depan swalayan Yogya dan Basa yang menjadi pusat aktivitas masyarakat, terutama jelang buka puasa.

Di wilayah selatan sendiri, Herdiawan menganjurkan pemudik untuk mewaspadai tiga pasar tradisional yaitu Pasar Bantarbolang, Pasar Randudongkal dan Pasar Belik. "Pagi sampai sore banyak aktivitas berbelanja di sini," tuturnya.

Langkah antisipasi yang dilakukan adalah menempatkan anggota kepolisian polres maupun polsek di ruas jalan tersebut. Tim urai yang menggunakan sepeda motor juga disiapkan untuk mengurai kendaraan saat terjadi kepadatan.

Selain itu, Herdiawan menambahkan, pihaknya juga membuat rekayasa jalan dengan menempatkan traffic cone di tempat yang berpotensi macet, terutama persimpangan.

Terlepas dari potensi kemacetan, jalur mudik Pantura Pemalang hingga Purbalingga menyediakan beragam destinasi wisata yang layak dikunjungi pemudik. Misalnya, Goa Lawa Purbalingga atau Golaga yang berada di tiga kilometer dari jalan utama Pemalang-Purbalingga.

Golaga menawarkan pemandangan alam yang jarang ditemui di kota besar. Di dalam kawasan wisata itu, terdapat 14 goa dan pancuran yang bisa menjadi spot menarik untuk foto bersama keluarga.

Untuk kulinernya sendiri, Pemalang memiliki nasi grombyang yang patut dicoba pemudik. Ciri khas dari makanan ini adalah warnanya yang hitam seperti rawon dan potongan daging sapi yang kenyal.

Terpopuler