Ratusan Warga Purwakarta Ikut Mudik Gratis BUMN

Rep: Ita Nina Winarsih/ Red: Nidia Zuraya

Kamis 30 May 2019 07:42 WIB

Peserta mudik gratis (ilustrasi) Foto: Republika Peserta mudik gratis (ilustrasi)

REPUBLIKA.CO.ID, PURWAKARTA -- Ratusan warga yang tinggal di Kabupaten Purwakarta, menjadi pendaftar mudik gratis yang diselenggarakan PJT II Jatiluhur. Antusiasme warga mengikuti mudik gratis ini sangat tinggi. Pasalnya, perusahaan BUMN yang bertugas mengelola Waduk Jatiluhur ini, baru kali pertama menyenggarakan mudik gratis lebaran.

Direktur Keuangan dan SDM PJT II Jatiluhur, Haris Zulkarnain, mengatakan, pada lebaran 2019 ini perusahaannya turut menyelenggarakan mudik gratis. Ada enam bus yang disiapkan.

Lima bus, akan berangkat dari kantor pusat di Purwakarta. Serta, satu bus akan berangkat dari GBK, Jakarta, bersama bus-bus yang disiapkan perusahaan BUMN lainnya.

"Mudik gratis ini serentak dilakukan se Indonesia, pada Jumat (31/5) besok. Dari kita, ada lima bus yang berangkat," ujar Haris, kepada Republika, Kamis (30/5).

Untuk lima bus ini, lanjut Haris, kuotanya mencapai 300 orang. Adapun daerah tujuan mudiknya, yakni Solo, Semarang, Garut, Tasikmalaya dan Ciamis. Meskipun ini kali pertama dilaksanakan, ternyata peminatnya cukup tinggi.

Karena itu, sambung Haris, tahun depan program mudik gratis ini akan diadakan lagi. Harapannya, untuk kuota dan daerah tujuan akan diperbanyak. Dengan begitu, warga yang mudik dengan kendaraan umum bisa lebih banyak lagi.

"Kami ingin, mengurani jumlah pemudik dengan sepeda motor. Sebab, mudik dengan membawa keluarga pakai motor, resikonya jauh lebih besar. Jadi, sebaiknya pakai bus saja," ujar Haris.

Sementara itu, Manajer Program Kemitraan dan Bina Lingkungan (PKBL) PJT II Jatiluhur Deri Damanhuri, mengatakan, peserta mudik gratis ini mayoritas merupakan pedagang yang sudah bertahun-tahun menetap di Purwakarta. Dari daerah tujuan mudik ini, Solo yang paling banyak peminatnya.

"Warga yang mendaftar, lebih dari 500 orang. Namun, karena kuota kita terbatas, jadi yang bisa mudik gratis tahun ini baru 300 orang," ujar Deri.

Terpopuler