PLN Sumbar Siapkan 154 Posko Jelang Idul Fitri

Rep: Febrian Fachri/ Red: Muhammad Hafil

 Selasa 28 May 2019 23:35 WIB

PLN. (Ilustrasi) Foto: Antara PLN. (Ilustrasi)

PLN memprediksi pemakaian listrik meningkat selama Idul Fitri.

REPUBLIKA.CO.ID, PADANG--Jelang datangnya Hari Raya Idul Fitri 1440 H, PLN Unit Induk Wilayah Sumatra Barat menyiagakan 154 posko disertai dengan 1370 petugas yang tersebar di seluruh wilayah Sumbar. Posko dan petugas ini akan diturunkan untuk mengamankan pasokan listrik sehingga masyarakat Sumbar dapat merayakan Idul Fitri dengan khusuk dan nyaman.

Petugas yang dikerahkan tersebut terdiri atas pemimpin posko, petugas pengawas, dispatcher, tim pelayanan teknik (yantek) hingga operator.

Baca Juga

General Manager PLN UIW Sumbar Bambang Dwiyanto mengatakan seluruh lapisan di PLN terus berkoordinasi untuk memastikan keandalan jaringan, ketersediaan petugas untuk merespon keluhan pelanggan, serta material lain untuk mengatasi segala gangguan yang mungkin timbul di lapangan.

 

“Petugas PLN dipastikan selalu standby di posko-posko yang telah ditentukan untuk meminimalisir kemungkinan terjadi gangguan. Kami juga terus berkoordinasi dengan PLN UIK Teluk Sirih, PLN UIK Bukittinggi, dan lain-lain untuk memastikan keandalan listrik dari pembangkit-pembangkit yang ada di Sumbar," kata Bambang, Selasa (28/5).

Bambang memprediksi pemakaian listrik pada pelanggan rumah tangga  justru akan meningkat saat lebaran karena semua anggota keluarga pelanggan berkumpul dan bersilaturahmi dalam momen hari besar Islam.

Bambang menjelaskan pasokan Listrik di Sumatra Barat saat ini ditunjang dari pembangkit-pembangkit yang ada di pulau Sumatra melalui sistem interkoneksi. Daya mampu pembangkit mencapai 677,7 MW dan dengan beban puncak yang mencapai 591,2 MW. Dengan catatan tersebut, PLN Sumbar  kata Bambang masih mempunyai cadangan energi sebesar 86,5 MW.

Dengan kondisi yang stabil seperti ini, PLN Unit Induk Wilayah Sumatera Barat menjamin kesanggupan menjaga kehandalan jaringan dan pasokan listrik bagi seluruh pelanggan, khususnya pada hari-hari besar seperti Ramadhan dan Idul Fitri 1440 H.

PLN selama ini menurut Bambang telah melalukan pemeliharan pembangkit sejak jauh-jauh hari sebelum Ramadhan. Sehingga jelang lebaran tidak ada lagi pemeliharaan rutin. Untuk itu, PLN menjamin pemadaman terencana tidak akan dilakukan selama lebaran. Bila terjadi pemadaman, PLN memastikan hal tersebut karena adanya gangguan.

“Oleh karena itu, dalam rangka mempercepat pemulihan apabila terjadi gangguan aliran listrik, PLN Sumbar sudah menyiapkan 154 posko siaga lebaran yang di seluruh Sumbar, seperti di UP3 Padang, UP3 Bukittinggi, UP3 Solok, dan UP3 Payakumbuh," ujar Bambang.

 

BACA JUGA: Update Berita-Berita Politik Perspektif Republika.co.id, Klik di Sini

Berita Lainnya

Play Podcast X