Jelang Mudik Lebaran, Bengkel Mobil Mendulang Rupiah

Rep: Bowo Pribadi/ Red: Christiyaningsih

Senin 20 May 2019 12:27 WIB

Bengkel (ilustrasi) Foto: antara Bengkel (ilustrasi)

REPUBLIKA.CO.ID, SEMARANG -- Memasuki masa pertengahan bulan Ramadhan, aktivitas masyarakat dalam menyiapkan berbagai keperluan untuk Hari Raya Idul Fitri 1440 Hijriyah mulai terlihat. Salah satunya memastikan kendaraan pribadinya dalam kondisi prima untuk kebutuhan pulang kampung (mudik), guna merayakan Idul Fitri di kampung halaman.

Aneka kebutuhan untuk menyiapkan kendaraan ini pun membuat bengkel mobil mendulang rupiah. Di pertengahan Ramadhan ini, bengkel mobil mulai mengalami peningkatan jumlah konsumen. Rata-rata masyarakat membawa kendaraan ke bengkel untuk meminta jasa perawatan maupun perbaikan kendaraan.

Baca Juga

"Baik layanan perawatan hingga penggantian suku cadang mulai meningkat," kata Andi Lesmana, pengelola Bengkel Anggi di Jalan Perintis Kemerdekaan, Kota Semarang saat ditemui akhir pekan lalu.

Ia mengungkapkan semakin mendekati pertengahan bulan Ramadhan masyarakat yang membutuhkan jasa perbaikan dan perawatan mobil pribadinya mulai meningkat. Untuk pelayanan harian, bengkel yang digawangi dua orang asisten mekanik itu bisa menangani rata- rata lima hingga delapan mobil.

Artinya, jika hanya sekedar servis berkala dan perawatan mesin ringan para mekanik bisa menangani hingga delapan mobil per hari. Dengan kondisi tersebut bengkel baru bisa tutup menjelang Magrib.

"Namun ada kalanya layanan yang dibutuhkan berupa perbaikan atau penggantian suku cadang membutuhkan waktu lebih lama, karena harus membeli suku cadang yang dibutuhkan," jelas Andi.

Tri, salah satu mekanik bengkel di kawasan Pudakpayung, juga mengungkapkan konsumen bengkel mobil kecenderungannya memang meningkat. Umumnya para pemilik ingin memastikan kendaraan pribadinya benar- benar prima dan tidak gampang rewel saat digunakan berlebaran.

"Paling tidak dalam sepekan terakhir kuantitas kerja di bengkel mulai meningkat, karena jasa mekanik sangat dibutuhkan masyarakat setiap mendekati lebaran," tambahnya.

Andi menambahkan keberadaan bengkel umum yang dikelolanya atau bengkel di luar bengkel resmi dealer (ATPM) memang memiliki pangsa tersendiri di tengah- tengah masyarakat. Ini karena para pemilik mobil bekas pun juga kian banyak.

"Mereka yang punya mobil bekas biasanya juga memilih jasa bengkel umum untuk perawatan atau perbaikan," kata pria 38 tahun itu.

Seperti tahun- tahun sebelumnya, semakin mendekati Hari Raya Idul Fitri maka jumlah pengguna jasa bengkel mobil umum pun bakal semakin melonjak. Artinya kondisi ini menjadi berkah Ramadhan tersendiri, khususnya bagi para pelaku usaha jasa perbengkelan seperti dirinya atau juga bagi para penyedia suku cadang.

"Jika permintaan perawatan atau perbaikan mobil melonjak, tak jarang konsumen harus rela mobilnya menginap beberapa hari menunggu giliran untuk ditangani," terangnya.

Terpopuler