JIC Gelar Bazar Ramadhan Selama Dua Pekan

Rep: Zahrotul Oktaviani/ Red: Hasanul Rizqa

Kamis 09 May 2019 11:23 WIB

(Ilustrasi) Bazar diadakan kala Ramadhan. Foto: Republika/Rusdy Nurdiansyah (Ilustrasi) Bazar diadakan kala Ramadhan.

REPUBLIKA.CO.ID, JAKARTA -- Dalam rangka menyambut bulan suci Ramadhan tahun ini, Jakarta Islamic Center (JIC) menggelar sejumlah kegiatan keagamaan. Tidak hanya itu, JIC juga menggerakkan ekonomi lokal, misalnya dengan penyelenggaraan bazar di plaza dan halaman masjid. Pesertanya diharapkan banyak dari kalangan usaha mikro, kecil, dan menengah (UMKM). 

"Bertepatan dengan datangnya bulan suci Ramadhan dengan banyaknya warga yang berkunjung ke Masjid JIC, maka diadakan bazar Ramadhan bertempat di halaman dan plaza masjid," kata Kepala Sekretariat JIC, Ahmad Juhandi, dalam keterangan yang diterima Republika.co.id, Rabu (8/5). 

Baca Juga

JIC, lanjut dia, mengundang partisipasi pelaku UMKM dan perusahaan untuk mengisi stan bazar tersebut. Tiap stan berukuran seluas 2x2 meter persegi. Ada sebanyak 22 stan yang disediakan di halaman masjid. 

Tiap stan itu, ungkap Ahmad Juhandi, diberikan secara gratis untuk ditempati pedagang. Namun sebagai gantinya, tiap mereka diharapkan dapat memberi infak operasional kegiatan.

Peserta stan ini dibagi menjadi dua kelompok. Stan partisi bagi pedagang kecil atau UMKM, sedangkan yang di tenda berukuran 3x3 meter persegi untuk sponsor. 

Pedagang-pedagang di bazar ini dapat menjual pelbagai sajian atau barang yang relevan untuk bulan suci Ramadhan. Misalnya, makanan siap saji untuk buka puasa dam sahur, pakaian, hingga barang-barang yang dibutuhkan jamaah sehari-hari.

"Tujuan dilaksanakan bazar ini untuk membantu pelaku usaha dalam mempromosikan produknya serta untuk menambah income selama di bulan Ramadhan. Di samping itu, agar para jamaah juga sekalian ibadah juga bisa belanja kebutuhan yang diinginkan," papar Ketua Penanggung Jawab Bazar Badan Managemen JIC, Andrian.

Bazar ini mulai dibuka jam 16.00 hingga 22.00 Wib selama 15 hari.

Pada selang waktu tersebut, dinilai sebagai waktu yang tepat dan banyak pengunjung datang ke masjid untuk mengikuti buka puasa yang bisa dilanjut dengan shalat maghrib, isya, dan tarawih.

"Saya senang mengikuti bazar di JIC, karena pengunjung masjidnya banyak apalagi kalau hari libur terutama Sabtu dan Ahad. Lumayan bisa menambah penghasilan saya untuk membiayai anak yang sedang kuliah," kata salah satu peserta bazar pedagang pakaian muslim, Abdul Rozak.

Terpopuler