Bandara Lombok Catat 167.920 Penumpang

Red: Yudha Manggala P Putra

Kamis 21 Jun 2018 22:49 WIB

Ilustrasi. Foto: Antara/Ahmad Subaidi Ilustrasi.

REPUBLIKA.CO.ID, PRAYA -- Jumlah penumpang di Lombok Internasional Airport di Praya, Kabupaten Lombok Tengah, Nusa Tenggara Barat, mencapai 167.920 orang sejak 7 Juni 2018 hingga 20 Juni 2018. Hal itu disampaikan General Manager Lombok Internasional Airport (LIA) I Gusti Ngurah Ardita, Kamis (21/6).

"Sejak berdirinya posko angkutan terpadu lebaran yang berada di lobby terminal Lombok Internasional Airport (LIA) dari 7 sampai 20 Juni 2018 tercatat sebanyak 167.920 penumpang atau meningkat 9,5 persen," ujarnya. 

Diakui Ardita, memasuki arus balik libur lebaran tahun 2018, Lombok International Airport terus mencatat kenaikan jumlah penumpang. Jumlah ini tercatat dari 12 penerbangan domestik, seperti rute Jakarta, Surabaya, Yogyakarta, Semarang, Solo, Bali, Sumbawa, Bima, Makassar, Banjarmasin, Kupang dan Benete.

"Termasuk ada 2 penerbangan internasional yaitu Singapura dan Kuala Lumpur," katanya.

Untuk kepadatan penumpang pada arus balik terjadi pada Rabu (20/6). Tercatat hingga 13.928 penumpang di LIA dengan jumlah pergerakan pesawat sebanyak 106 pesawat.

"Ini mengalami peningkatan sebesar 15 persen dibandingkan H+4 lebaran tahun 2017," kata Ardita.

Menurut dia, angka ini menunjukan peningkatan yang cukup baik bahwa jumlah penumpang mencapai 14 ribu orang. "Kami sungguh senang atas peningkatan ini sehingga memacu kami untuk terus memperbaiki fasilitas dan pelayanan," katanya.

Ardita menambahkan, mulai tahun ini, penumpang kedatangan saat ini sudah dapat menggunakan selasar baru yang telah resmikan tanggal 7 Juni lalu.

Manajemen LIA di Praya, Kabupaten, Lombok Tengah, telah banyak menyiapkan peningkatan pelayanan dan fasilitas. Saat ini telah tersedia taman di area publik yang berada di lobby terminal yang telah dioperasikan Juni 2018 bersamaan dengan UMKM Corner dan Counter Customer Service.

Selain itu saat ini sedang lakukan perluasan SCP 2 (Screening Check Point 2) yang berada di lantai 2 sebagai bentuk antisipasi antrian pemeriksaan penumpang saat memasuki ruang tunggu.

Terpopuler