Pemudik Manfaatkan Pantai Teluk Gilimanuk untuk Beristirahat

Red: Yudha Manggala P Putra

Rabu 20 Jun 2018 17:07 WIB

Sejumlah pemudik bersepeda motor antre masuk ke kapal ferry pada H-4 Lebaran di Pelabuhan Gilimanuk, Jembrana, Bali, Senin (13/7).   (Antara//Nyoman Budhiana) Sejumlah pemudik bersepeda motor antre masuk ke kapal ferry pada H-4 Lebaran di Pelabuhan Gilimanuk, Jembrana, Bali, Senin (13/7). (Antara//Nyoman Budhiana)

REPUBLIKA.CO.ID, NEGARA, BALI -- Sebagian pemudik yang kembali ke Bali dari Pulau Jawa, memanfaatkan destinasi wisata Teluk Gilimanuk, Kabupaten Jembrana untuk beristirahat. Mereka melepas penat di lokasi ini sebelum meneruskan perjalanan ke Denpasar.

Wartawan Antara di lokasi, Rabu (20/6) melaporkan bahwa pantai di dekat pintu keluar Pelabuhan Gilimanuk tersebut dipenuhi pengunjung lokal, wisatawan yang akan kembali ke Pulau Jawa, dan pemudik yang kembali ke Pulau Dewata.

"Pengunjung campuran antara pemudik yang ingin istirahat sebelum melanjutkan perjalanan ke Denpasar, dan wisatawan lokal," kata Ketua Kelompok Wisata Tirta Anak Agung Alit Wirawan, yang kelompoknya mengelola objek wisata tersebut Rabu.

Di antara mereka, katanya, juga ada wisatawan domestik yang hendak kembali ke Pulau Jawa setelah menghabiskan liburan di Bali. Alit mengatakan, saat hari libur, Teluk Gilimanuk cukup ramai dikunjungi wisatawan, baik yang sekadar duduk-duduk maupun menyewa sampan untuk berkeliling di teluk tersebut.

Menurutnya, satu sampan yang bisa membuat sembilan orang dewasa bisa disewa denga tarif Rp 150 ribu. Rutenya keliling mengitari pulau-pulau kecil di Teluk Gilimanuk.

Ia mengatakan, di Teluk Gilimanuk ada dua pulau yaitu Pulau Kalong dan Pulau Burung, selain pemandangan bawah laut yang indah. "Kalau wisatawan lokal biasanya hanya berkeliling, tapi kalau wisatawan asing sering melakukan penyelaman untuk melihat pemandangan bawah laut teluk ini," katanya.

Kadek Artawan, salah seorang anggota Kelompok Wisata Tirta mengatakan, dalam beberapa hari terakhir cukup banyak pengunjung yang menyewa sampannya.

Menurutnya, dalam satu hari ia bisa membawa lima sampai sepuluh kali rombongan keliling Teluk Gilimanuk, yang jarang ia peroleh pada hari-hari biasa. "Saat seperti ini kami mendapatkan hasil yang lumayan, kalau hari-hari biasa bisa membawa rombongan dua atau tiga kali saja sudah beruntung," katanya.

Rianto, salah seorang pemudik yang hendak balik ke Denpasar mengatakan, sejak dari Pelabuhan Ketapang, Kabupaten Banyuwangi, Provinsi Jawa Timur ia bersama anak dan isterinya memang sudah merencanakan untuk istirahat di Teluk Gilimanuk.

"Lokasinya kan hanya di depan pelabuhan. Istirahat disini dulu baru melanjutkan perjalanan ke Denpasar," kata pemudik asal Kabupaten Jember, Provinsi Jawa Timur ini.

Oleh Pemkab Jembrana, Teluk Gilimanuk terus ditata untuk menarik wisatawan domestik maupun mancanegara. Di lokasi ini, banyak fasilitas penunjang seperti gazebo, warung-warung kuliner, areal parkir yang luas serta kantor untuk mendapatkan informasi seputar objek wisata tersebut.

Terpopuler