Puncak Arus Balik di Terminal Giwangan Diperkirakan H+7

Red: Andi Nur Aminah

Selasa 19 Jun 2018 09:53 WIB

Terminal Giwangan, Yogyakarta Terminal Giwangan, Yogyakarta

REPUBLIKA.CO.ID, YOGYAKARTA -- Puncak kepadatan penumpang arus balik pada masa Angkutan Lebaran 2018 di Terminal Giwangan Yogyakarta diperkirakan baru akan terjadi pada H+7 Lebaran. Diprediksi jumlah penumpang sekitar 21 ribu orang.

"Jumlah penumpang yang datang maupun diberangkatkan dari Terminal Giwangan masih cukup ramai hingga akhir pekan lalu. Namun, puncak kepadatan untuk arus balik baru akan terjadi pada H+7 Lebaran," kata Koordinator Satuan Pelayanan Terminal Giwangan Yogyakarta Bekti Zunanta di Yogyakarta, Selasa (19/6).

Meski jumlah penumpang sempat mengalami penurunan yang signifikan tepat pada hari H Lebaran atau Jumat (15/6), namun jumlah penumpang datang maupun berangkat dari Giwangan kembali mengalami kenaikan hingga Senin (18/6). Bekti menyebut, kepadatan di Terminal Giwangan pada Ahad (17/6) bahkan hampir sama seperti kondisi saat puncak arus mudik dengan rata-rata 20 ribu penumpang baik yang datang maupun diberangkatkan.

Meskipun demikian, kondisi tersebut belum dapat dikatakan sebagai puncak arus balik. Ia pun menyebut, sempat terjadi keterlambatan bus masuk ke Terminal Giwangan sekitar satu jam karena kondisi jalur yang padat.

Pada pekan ini, Terminal Giwangan juga akan memberangkatkan puluhan bus balik gratis yang menjadi program dari Kementerian Perhubungan. Selain bus, juga akan diberangkatkan truk yang mengangkut sepeda motor milik penumpang.

Jumlah bus dan truk pengangkut sepeda motor yang digunakan hampir sama seperti saat arus mudik. Meskipun dijadwalkan hanya menerima 50 bus mudik gratis, namun jumlah bus yang datang di Terminal Giwangan lebih banyak.

"Calon penumpang yang hendak mengikuti program balik gratis tersebut harus mendaftar terlebih dulu. Penumpang akan diberangkatkan pada 22 Juni sedangkan sepeda motor mereka akan diberangkatkan pada 21 Juni," katanya.

Ia berharap, program balik gratis tersebut dapat dimanfaatkan calon penumpang sekaligus untuk mengurangi penggunaan sepeda motor. Karena mudik dengan kendaraan bermotoro memiliki risiko lebih besar dibanding moda transportasi lain apabila digunakan untuk menempuh perjalanan jauh.

Sementara itu, Manajer Humas PT KAI Daerah Operasi 6 Yogyakarta Eko Budiyanto menyebut, jumlah penumpang yang diberangkatkan untuk masa arus balik merata setiap hari. Eko menyebut, kepadatan penumpang untuk masa arus balik diperkirakan terjadi hingga akhir pekan ini.

Terpopuler