Penumpang Kereta Rangkasbitung Keluhkan Layanan PT KAI

Red: Andi Nur Aminah

Senin 18 Jun 2018 06:56 WIB

Penumpang kereta api (ilustrasi) Foto: Antara/Aprillio Akbar Penumpang kereta api (ilustrasi)

REPUBLIKA.CO.ID, LEBAK -- Sejumlah penumpang menilai pelayanan PT Kereta Api Indonesia (KAI) belum maksimal dalam melayani angkutan jasa kereta api pada arus balik liburan Lebaran 2018. "Kami tentu dirugikan pelayanan yang diberikan PT KAI," kata Yayah, seorang penumpang KA Ekonomi Rangkasbitung-Merak di Lebak, Ahad (17/6).

Mengapa demikian? Peristiwa pelayanan buruk itu, dialami Yayah saat naik kereta melalui Stasiun Serang, Ahad (17/6) pukul 18.30 WIB menuju Rangkasbitung. Namun, kondisi gerbong penuh sesak penumpang dan nyaris tidak terangkut.

Petugas stasiun setempat hingga turun tangan agar semua penumpang terangkut ke atas gerbong, meski saling berdesakan. Penumpang yang membawa balita dan anak kecil pun terpaksa berdiri di ruangan toilet kereta. Bahkan, ibu yang menggendong anaknya di ruangan toilet nyaris pingsan.

Dia mengatakan, mestinya PT KAI menambah angkutan KA Rangkasbitung-Merak melihat padatnya penumpang arus balik itu. "Kami berharap PT KAI berkomitmen untuk memberikan pelayanan kepada masyarakat," katanya.

Begitu juga penumpang lainnya, Herman mengatakan, sejak berangkat dari Stasiun Merak dia berdiri hingga saling berdesakan karena padatnya penumpang arus balik. Dia juga bingung sebab keberangkatan KA pukul 17.30 WIB melalui Stasiun Merak menuju Rangkasbitung terakhir dan tidak ada kereta lagi.

Kepadatan penumpang di atas gerbong itu tentu sangat beresiko kecelakaan. Sebab, kapasitas gerbong kereta hanya untuk 250 penumpang, namun dipadati 800 hingga 900 penumpang per gerbong. "Kami minta PT KAI agar memberikan kebijakan untuk menambah angkutan kereta jika terjadi lonjakan penumpang sehingga penumpang merasa aman dan nyaman," katanya.

 

Terpopuler