CCTV Dishub Kota Tasik Bisa Umumkan Waktu Shalat

Rep: Rizky Suryarandika/ Red: Andi Nur Aminah

Rabu 13 Jun 2018 19:05 WIB

Petugas memantau arus lalu lintas kendaraan melalui CCTV (ilustrasi) Foto: Republika/Putra M. Akbar Petugas memantau arus lalu lintas kendaraan melalui CCTV (ilustrasi)

REPUBLIKA.CO.ID, TASIKMALAYA -- Dinas Perhubungan (Dishub) Kota Tasikmalaya menyiapkan 32 kamera closed circuit television (CCTV) guna memantau pergerakan arus lalu lintas di Kota Tasikmalaya selama arus mudik dan balik Lebaran 2018. Harapannya kehadiran CCTV bisa mempermudah pengaturan lalu lintas.

Petugas Operator Area Traffic Control System (ATCS) Dishub Kota Tasik Dinda Fulia menyebut sebanyak 16 kamera pemantau terpasang di sejumlah titik di persimpangan jalur dalam Kota Tasikmalaya. "Di antaranya di beberapa jalur pusat keramaian kota semisal di Jalan Waskita Kusumah, Jalan Nitra Batik, Hz Mustofa, di Persimpangan Alun-alun Kota, Taman Kota, Jalan Sutisna Senjaya dan beberapa jalur lainnya," katanya pada wartawan, Rabu (13/6).

Kemudian kamera pemantau juga terpasang di 16 titik di jalur nasional yaitu di jalan arah Indihiang menuju Bandung dan perbatasan Ciamis. Hanya saja, ia menuturkan masih ada sejumlah persimpangan yang belum dilengkapi kamera pemantau.
"Belum ada itu di persimpangan Padayungan, Jalan Rumah sakit. Terakhir tahun ini pengadaan di titik Gunung Sabelah, tidak menutup kemungkinan tahun depan akan ada penambahan" ujarnya.

Bila pemudik atau warga ingin mengetahui pantauan lalin seputaran Kota Tasikmalaya bisa mengakses lewat gawai diatcs.tasikmalayakota.go.id. Di sisi lain, kehadiran CCTV juga berfungsi mengatur waktu sinyal di persimpangan secara responsif dan terkoordinasi dalam keadaan tertentu. Misalnya mengatur traffic line ketika memberikan lampu hijau pada kendaraan prioritas seperti pemadam kebakaran, ambulance, konvoi VVIP.

"Termasuk menyampaikan informasi kondisi lalu lintas, alternatif lintasan, rekaman data lalin kejadian kecelakaan dan lain-lain," sebutnya.

Bahkan, ada 14 CCTV yang dikelola di Kota Santri itu bisa membantu Muslim mengingat waktu shalat. Sebab peralatan CCTV memiliki sound system untuk mengumandangkan azan. "Selama Ramadhan operator memutarkan lantunan muratal Alquran serta kumandang azan pada lima waktu shalat termasuk Magrib," tuturnya. 

 

Terpopuler