Pemudik Pilih Jalur Utara, Arus di Jalur Selatan Jawa Lancar

Rep: Ahmad Fikri Noor/ Red: Nur Aini

Ahad 10 Jun 2018 18:00 WIB

Foto udara jalur pantai selatan Jawa (Pansela) di Cikalong, Tasikmalaya, Jawa Barat, Selasa (22/5). Foto: Antara/Hafidz Mubarak A Foto udara jalur pantai selatan Jawa (Pansela) di Cikalong, Tasikmalaya, Jawa Barat, Selasa (22/5).

REPUBLIKA.CO.ID, GARUT -- Kasat Lantas Polres Garut AKP Erik Bangun Prakasa mengatakan, lonjakan kendaraan arus mudik telah terjadi pada akhir

pekan terakhir jelang Lebaran 2018. Meski begitu, ia mengaku, pemudik yang melalui jalur selatan lebih sedikit.

"Pemudik lebih memilih menggunakan jalur utara karena ada infrastruktur jalan tol sehingga arus kendaraan yang melalui jalur selatan lebih sedikit," kata Erik kepada Republika.co.id, Ahad (10/6).

Senada dengan Erik, Kabag Humas Jasa Marga Purbaleunyi Dadan Saripudin mengaku pemudik tahun ini lebih memilih menggunakan jalur utara ketimbang jalur selatan. "Berdasarkan data dari Gerbang Tol Cikarang Utama sudah terjadi lonjakan signifikan. Namun, memang yang lewat selatan tidak banyak," kata Dadan.

Jasa Marga cabang Purbaleunyi mencatat, sebanyak 38.356 kendaraan melintasi GT Cileunyi menuju arah jalan nasional 3 atau jalur selatan pada H-6 Lebaran atau Sabtu (9/6). Total sebanyak 168.424 kendaraan telah keluar melewati gerbang tol Cileunyi mulai H-10 Lebaran.

Dadan mengaku, Jasa Marga Purbaleunyi tetap akan bersiaga 24 jam untuk mengantipasi kepadatan kendaraan. Hal itu karena diprediksi masih akan terjadi kepadatan hingga H-1 Lebaran. "Selain itu, pada hari H di Bandung juga kerap terjadi lonjakan kepadatan kendaraan," kata Dadan.

Terpopuler