DMI akan Bangun Masjid yang Menonjol di Sekitar Bandara

Rep: Hartifiany Praisra/ Red: Elba Damhuri

Jumat 01 Jun 2018 16:50 WIB

Wakil Ketua Umum Dewan Masjid Indonesia, Komjen Pol Syafrudin berbagi inspirasi Ramadhan di Masjid Salman ITB, Bandung, Jumat (1/6). Foto: Hartifiany Praisra Wakil Ketua Umum Dewan Masjid Indonesia, Komjen Pol Syafrudin berbagi inspirasi Ramadhan di Masjid Salman ITB, Bandung, Jumat (1/6).

REPUBLIKA.CO.ID  BANDUNG -- Wakil Ketua Umum Dewan Masjid Indonesia (DMI) Komjen Pol Syafruddin berbagi kisah inspiratif di acara "Inspirasi Ramadhan" di Masjid Salman ITB, Bandung, Jumat (1/6). Syafruddin menceritakan bagaimana Indonesia dipuji sebagai negara dengan mayoritas Islam terbesar di dunia yang kental toleransi.

Namun, Syafruddin mengaku terprovokasi atas kritikan dari dua temannya yang berasal dari India dan Malaysia. "Kalau kita turun di Bandara di New Delhi, yang terlihat itu Taj Mahal," terang Syafruddin.

Dia menilai, jika dilihat dari langit, terlihat ribuan masjid bertebaran dengan ciri khas masjid seperti kubah atau bentuknya. Namun dia menyayangkan tidak adanya simbol masjid di sekitar bandara yang ada di Indonesia.

"Dari sana DMI mencanangkan membangun Masjid yang menonjol di daerah penerbangan dan akan menjadi simbol bagi Indonesia. Kalau perlu seperti masjid kubah emas," kata Syafruddin.

photo
Wakil Ketua Umum Dewan Masjid Indonesia (DMI) Komjen Pol Syafruddin

Dia menilai, kritikan tersebut bersifat membangun sehingga dapat menjadi motivasi bagi DMI untuk segera merealisasikannya.

Ia menegaskan tidak ada kata terlambat. Indonesia bukan hanya menjadi simbol Islam bagi negaranya, tapi juga di hadapan dunia.

Terpopuler