Layanan Fasilitas Tol Saat Mudik Dimaksimalkan

Rep: Rahayu Subekti/ Red: Friska Yolanda

Kamis 24 May 2018 15:17 WIB

Foto udara pembangunan jalan tol Batang Semarang di Simpang Susun Kandeman, Kabupaten Batang, Jawa Tengah, Jumat (18/5). Tol Trans Jawa sepanjang sekitar 85 kilometer yang terdapat jalur fungsional yaitu Pemalang-Semarang dan Salatiga-Solo itu nantinya dapat digunakan untuk arus mudik dan balik Lebaran 2018. Foto: Haviyan Perdana Putra/Antara Foto udara pembangunan jalan tol Batang Semarang di Simpang Susun Kandeman, Kabupaten Batang, Jawa Tengah, Jumat (18/5). Tol Trans Jawa sepanjang sekitar 85 kilometer yang terdapat jalur fungsional yaitu Pemalang-Semarang dan Salatiga-Solo itu nantinya dapat digunakan untuk arus mudik dan balik Lebaran 2018.

REPUBLIKA.CO.ID, JAKARTA -- Kementerian Perhubungan (Kemenhub) memastikan sudah berkoordinasi dengan pihak terkait untuk memaksimalkan fasilitas tol saat mudik Lebaran 2018. Dirjen Perhubungan Darat Kemenhub Budi Setiyadi mengatakan fasilitas terpenting yang dibutuhkan pemudik terutama di jalan tol, yaitu tempat peristirahatan dan BBM.

Budi menyatakan untuk menyiapkan hal tersebut juga sudah berkoordinasi dengan PT Pertamina(Persero). "Bahkan nanti ada BBM kemasan di parking bay dan juga di tempat peristirahatan yang baru ke arah Pemalang," kata Budi, Kamis (24/5).

Selain soal BBM, tempat peristirahatan menjadi komponen penting untuk pemudik saat berkendara jarak jauh. PT Jasa Marga (Persero) Tbk juga memastikan kesiapan sejumlah tempat peristirahatan yang terdapat di ruas-ruas tol yang dikeloalanyaatau kelompok usahanya.

Baca juga: H-10 Lebaran, Bandara Kertajati Bisa Layani Mudik

AVP Corporate Communication Jasa Marga Dwimawan Heru mengatakan untuk menjamin pelayanan bagi kenyamanan para pengguna jalan tol selama arus mudik dan balik Lebaran, Jasa Marga telah menyediakan total 68 tempat peristirahatan, parking bay (PB), dan tempat istirahat sementara. "Jumlah rest area tersebut tersebar di jalan tol operasi dan jalan tol fungsional lebaran yang membentang dari Jakarta hingga Surabaya," ujar Heru.

Menteri Perhubungan (Menhub) Budi Karya Sumadi memastikan juga sudah berkoordinasi dengan Kementerian Pekerjaan Umum dan Perumahan Rakyat (PUPR). Hal itu dilakukan untuk memastikan kondisi jalur mudik tak hanya arteri tapi juga tol yang sudah menyambungkan Jakarta hingga Surabaya.

Baca juga: Polisi Imbau Perbaikan Jalur Utama dan Alternatif Dikebut

"Saya beberapa kali bersama-sama Pak Basuki (Menteri PUPR) mengecek kanJakarta-Surabaya yang bisa digunakan untuk arus mudik tahun ini," ungkap Budi di Kementerian Perhubungan, Rabu malam (24/5).

Budi Karya mengatakan untuk ruas tol Batang-Semarang ada sekitar 100 kilometer akan digunakan untuk mudik yang sifatnya fungsional. Begitu juga di ruas Tol Solo-Kertosono terdapat 20-39 kilometer jalan yang dioperasikan secara fungsional. Dengan begitu, Budi Karya memastikan secara teknis Tol Jakarta-Surabaya sudah tersambung hanya beberapa yang sifatnya fungsinal.

 

Terpopuler