Serunya Kampung Ramadhan Jogokariyan

Rep: Wahyu Suryana/ Red: Agung Sasongko

Jumat 18 May 2018 14:05 WIB

Gelaran Kampung Ramadhan Jogokariyan di Kampung Jogokariyan, Kecamatan Mantrijeron, Kota Yogyakarta, DIY, Kamis (17/5).  Digelar untuk ke-14 kalinya, Kampung Ramadhan Jogokariyan tahun ini melibatkan tidak kurang 300 pedagang dan 2.500 sajian berbuka harian di Masjid Jogokariyan. Foto: Republika/Wahyu Suryana Gelaran Kampung Ramadhan Jogokariyan di Kampung Jogokariyan, Kecamatan Mantrijeron, Kota Yogyakarta, DIY, Kamis (17/5). Digelar untuk ke-14 kalinya, Kampung Ramadhan Jogokariyan tahun ini melibatkan tidak kurang 300 pedagang dan 2.500 sajian berbuka harian di Masjid Jogokariyan.

REPUBLIKA.CO.ID, YOGYAKARTA -- Kampung Ramadhan Jogokariyan kembali diselenggarakan di sekitaran Masjid Jogokariyan. Walau sempat hujan, keseruan Kampung Ramadhan Jogokariyan tidak berkurang sedikitpun.

Menjelang adzan Ashar berkumandang, sejumlah lapak-lapak pedagang sudah mulai terlihat di sekitaran Masjid Jogokariyan. Satu persatu makanan dan minuman dipersiapkan untuk memenuhi hasrat masyarakat yang tengah mencari panganan berbuka.

photo
Gelaran Kampung Ramadhan Jogokariyan di Kampung Jogokariyan, Kecamatan Mantrijeron, Kota Yogyakarta, DIY, Kamis (17/5). Digelar untuk ke-14 kalinya, Kampung Ramadhan Jogokariyan tahun ini melibatkan tidak kurang 300 pedagang dan 2.500 sajian berbuka harian di Masjid Jogokariyan.

Sekitaran Masjid Jogokariya sendiri sudah dihias dengan lampion-lampion berwarna-warni yang mengubah suasana menjadi lebih cerah. Walau sempat terkena hujan, pedagang kembali menjajakan dagangannya setelah hujan reda.

Selepas Ashar, jalan-jalan sudah tampak dipenuhi makanan dan minuman, serta masyarakat yang ingin mencari takjil berbuka puasa. Tahun ini, sebagian besar makanan dan minuman yang disajikan tampak kekinian.

photo
Gelaran Kampung Ramadhan Jogokariyan di Kampung Jogokariyan, Kecamatan Mantrijeron, Kota Yogyakarta, DIY, Kamis (17/5). Digelar untuk ke-14 kalinya, Kampung Ramadhan Jogokariyan tahun ini melibatkan tidak kurang 300 pedagang dan 2.500 sajian berbuka harian di Masjid Jogokariyan.

Mulai minuman-minuman seperti es kepal dan es campur, sampai camilan-camilan bakar seperti sosis dan bakso. Namun, panganan khas Ramadhan seperti kolak maupun biji salak tetap tersedia dan laris diburu pembeli.

Ketua Panitia Kampung Ramadhan Jogokariyan ke-14, Ahmeda Aulia Nurseta menerangkan, gelaran tahun ini sudah dimulai sejak 20 April dengan wayang kulit. Dilanjutkan tabligh akbar, serta pembukaan secara resmi dilakukan Kapolda DIY dan Danrem 072 Pamungkas.

photo
Gelaran Kampung Ramadhan Jogokariyan di Kampung Jogokariyan, Kecamatan Mantrijeron, Kota Yogyakarta, DIY, Kamis (17/5). Digelar untuk ke-14 kalinya, Kampung Ramadhan Jogokariyan tahun ini melibatkan tidak kurang 300 pedagang dan 2.500 sajian berbuka harian di Masjid Jogokariyan.

Nantinya, Kampung Ramadhan Jogokariyan akan diisi kegiatan-kegiatan seperti tarawih ala Madinah, sore berkisah, kajian obrolan dan lagu. Setiap harinya, Masjid Jogokariyan akan menyediakan sajian berbuka untuk 2.500 porsi.

"Insya Allah tahun ini dimeriahkan lebih dari 300 pedagang yang berjajar dari ujung timur sampai ujung barat Jalan Jogokariyan," kata Ahmeda, Kamis (17/5) sore.

Bersatu untuk Keberkahan Negeri, jadi tema yang diangkat Kampung Ramadhan Jogokariyan ke-14. Ahmeda berharap, tema yang diangkat dapat menyatukan umat, TNI dan Polri Negara Kesatuan Republik Indonesia.

Kapolda DIY, Brigjen Ahmad Dhofiri menilai, Kampung Ramadhan Jogokariyan yang terus dilaksanakan setiap tahun memang luar biasa. Ia melihat ini sebagai tradisi budaya yang sangat kental dan mampu memberikan contoh nilai-nilai kebersamaan antar umat beragama.

"Kita ingin mengajak masyarakat dengan situasi kita seperti sekarang, Jogokariyan ingin memberikan pembelajaran kepada masyarakat, Islam rahmatan lil alamin tergambar melalui Kampung Ramadhan yang ada di Masjid Jogokariyan," ujar Dhofiri.

photo
Gelaran Kampung Ramadhan Jogokariyan di Kampung Jogokariyan, Kecamatan Mantrijeron, Kota Yogyakarta, DIY, Kamis (17/5). Digelar untuk ke-14 kalinya, Kampung Ramadhan Jogokariyan tahun ini melibatkan tidak kurang 300 pedagang dan 2.500 sajian berbuka harian di Masjid Jogokariyan.

Senada, Danrem 072 Pamungkas, Brigjen TNI Muhammad Zamroi merasa, Kampung Ramadhan Jogokariyan merupakan salah satu kegiatan yang dapat memberikan pelajaran ke masyarakat. Terutama, untuk bersama-sama menjaga keamanan dan kenyamanan masyarakat.

"Jogokariyan ini masjid yang sangat nasionalis, karena Islam yang rahmatan lil alamin itu betul-betul mengemuka," kata Zamroni.

Terpopuler