Jasa Marga Siapkan Jalur Contraflow Arus Balik

Red: Ratna Puspita

Kamis 29 Jun 2017 17:17 WIB

Sejumlah kendaraan melintas di ruas jalan Tol Jakarta-Cikampek arah Jakarta, pintu masuk Tol Cikarang Utama, Kabupaten Bekasi, Jawa Barat, Senin (2/1). Foto: Antara/Risky Andrianto Sejumlah kendaraan melintas di ruas jalan Tol Jakarta-Cikampek arah Jakarta, pintu masuk Tol Cikarang Utama, Kabupaten Bekasi, Jawa Barat, Senin (2/1).

REPUBLIKA.CO.ID, JAKARTA -- PT Jasa Marga menyiapkan satu jalur lawan arus atau contraflow mulai gerbang tol Cikarang Utama hingga kilometer 21 tol Jakarta-Cikampek untuk menyiasati puncak arus balik Lebaran 2017.

"Kami akan membuka satu lajur lawan arus pada jalur tol dari arah Jakarta. Lajur lawan arus itu untuk mengurangi penumpukan kendaraan terutama kalau truk-truk masuk dari arah timur di gerbang tol Cikarang Utama," kata Wakil Presiden Divisi Manajemen Operasi Raddy R Lukman di Gerbang Tol Cikarang Utama, Bekasi, Kamis (29/6).

Penyiapan jalur lawan arus itu, Raddy menerangkan, menyesuaikan kondisi kepadatan arus kendaraan dari arah timur menuju Cikarang hingga Jakarta. "Kami dapat membuka jalur lawan arus hingga Cibitung atau Grand Wisata dan berkoordinasi dengan kepolisian lalu-lintas," kata Raddy.

Jasa Marga, Raddy menambahkan, telah membuka 31 gardu tol di Cikarang Utama untuk mengurai antrean dan kemacetan pada Lebaran 2017 dari 26 gardu pada Lebaran 2016. Sebanyak 31 gardu itu mampu menyelesaikan transaksi sekitar 10 ribu kendaraan setiap jamnya.

"Kami juga menambah tiga gardu di pintu keluar Cikarang Barat," ujar dia.

Raddy memproyeksikan puncak arus balik pada Lebaran 2017 sedikit terurai pada Kamis (29/6) dan Jumat (30/6) menyusul libur Lebaran yang lebih dari sepekan dibandingkan Lebaran 2016.

"Tentu masyarakat ingin menghindari kemacetan seperti pada arus balik Lebaran 2016. Mereka kembali ke Jakarta lebih awal," ujar Raddy.

PT Jasamarga memperkirakan jumlah kendaraan yang keluar dari gerbang Cikarang Utama pada H+3 Lebaran mencapai 108.200 kendaraan. Sedangkan jumlah arus masuk diperkirakan mencapai 69.405 kendaraan.

Jasamarga memproyeksikan puncak arus balik terjadi pada Sabtu (1/7) dan Ahad (2/7) dengan jumlah kendaraan mencapai 110.921 unit dan 110.584 unit. Proyeksi itu jauh lebih tinggi dibanding puncak arus balik pada 2015 yang mencapai 102.064 dan pada 2016 yang mencapai 107.720 kendaraan.

Terpopuler