Arus Mudik di Bandara Depati Amir Masih Ramai

Red: Hazliansyah .

Ahad 25 Jun 2017 17:56 WIB

Petugas bandara berdiri di depan terminal kedatangan bandara baru di Bandara Depati Amir, Pangkal Pinang, Kepulauan Bangka Belitung, Rabu (11/1). Foto: Antara/Muhammad Iqbal Petugas bandara berdiri di depan terminal kedatangan bandara baru di Bandara Depati Amir, Pangkal Pinang, Kepulauan Bangka Belitung, Rabu (11/1).

REPUBLIKA.CO.ID, PANGKALPINANG -- Jumlah penumpang yang berangkat dan datang melalui Bandara Depati Amir Pangkalpinang, Kepulauan Bangka Belitung pada hari pertama Lebaran Idul Fitri 1438 Hijriah terpantau masih ramai.

"Sampai hari ini arus mudik di Bandara Depati Amir masih ramai, puncaknya kemarin malam karena adanya 'extend' dari Sriwijaya Air dan permintaan penambahan penerbangan, sehingga kemarin operasional hingga pukul 22.00 WIB," kata General Manager PT Angkasa Pura II Bandara Depati Amir, Dwi Ananda Wicaksana di Pangkalpinang, Ahad.

Dia mengatakan, jumlah penumpang yang datang dan berangkat melalui Bandara tersebut pada H-1 sebanyak 8.202 orang dengan rincian 4.104 orang yang datang dan 4.098 orang berangkat.

"Jika dibandingkan dengan hari yang sama pada 2016, jumlah penumpang melalui bandara ini terjadi peningkatan sebesar 11,08 persen. Pada 2016 jumlah penumpang yang datang dan berangkat sebanyak 7.384 orang," ujarnya.

Dwi mengatakan, untuk penerbangan pada hari ini diperkirakan masih cukup ramai, dimana jumlah penumpang yang datang dan berangkat hingga pukul 13.25 WIB dengan delapan penerbangan sebanyak 1.361 orang.

"Jika kita lihat dari jumlah penumpang pada hari yang sama di tahun 2016, jumlah penumpang yang datang dan berangkat sebanyak 7.151 orang. Kami perkirakan jumlah penumpang untuk hari ini tidak jauh berbeda dengan tahun lalu," ujarnya.

Dikatakannya, selama posko terpadu dibuka, kondisi arus mudik melalui Bandara tersebut masih lancar, aman dan kondusif.

"Untuk kendala sendiri hingga saat ini belum ada yang berarti selain delay keberangkatan yang tidak terlalu lama. Saya harap kondisi seperti ini terus terjadi hingga masa arus balik selesai," katanya.

Terpopuler