66 Orang Ikut Mudik Ramah Disabilitas

Red: Agung Sasongko

Jumat 23 Jun 2017 19:22 WIB

Ilustrasi Mudik Foto: Republika/Mardiah Ilustrasi Mudik

REPUBLIKA.CO.ID, JAKARTA -- Sebanyak 66 orang ikut mudik ramah disabilitas dengan tujuan Jawa Barat, Jawa Tengah dan Jawa Timur pada Jumat di Jakarta.

Inisator MRAD Ilma Sovri Yanti di Jakartra, Jumat mengatakan perjalanan mudik ramah disabilitas dilaksanakan kedua kalinya dengan dukungan berbagai pihak Kementerian Sosial, Bank Mandiri Syariah, Satgas-PA dan juga JBFT untuk menyediakan moda transportasi yang ramah bagi penyandang disabilitas.

"Mudik kali ini diikuti 66 orang, di mana 18 orang tuna daksa, 11 orang tuna netra, enam tuna rungu dan sisanya pendamping atau keluarga," kata Ilma saat dijumpai pada pelepasam mudik ramah anak dan disabilitas di Wisma Mandiri.

Dia mengatakan keluhan ini akan disampaikan oleh pihak penyelenggara agar pada tahun berikutnya pelayanan kepada penyandang disabilitas mengalami peningkatan.

Tahun ini, ada bus pariwisata yang dapat menampung 50 orang per bus, dan dua mobil akses yang dapat menampung enam pengguna kursi roda per mobil.

Awalnya mereka menerima 100 pemudik dan ada 91 orang yang telah mendaftar, namun dengan berbagai alasan akhirnya hanya 66 orang yang ikut mudik tahun ini.

"Alasan pertama karena tidak ada toilet di dalam bus, mereka jadi enggan ikut karena takut kesulitan saat keadaan macet dan menggunakan toliet di area peristirahatan," kata Ilma.

Kemudian, banyak pemudik yang ingin pergi pada 22 Juni, sementara mereka diberangkatkan tanggal 23 Juni, selain itu ada juga pemudik yang sudah dijemput keluarganya sebelum berangkat.

Para penyandang kursi roda akan menggunakan Mobil Akses Penyandang Disabilitas akan beroperasi pulang dan pergi, berangkat 23 Juni 2017 dan Pulang 30 Juni 2017.

Masing-masing Mobil Akses penyandang disabilitas berisi dua pendamping yang juga sopir dan satu pekerja sosial.

Terpopuler