Saran Dokter Pemudik Istirahat 4 Jam Sekali, Ini Alasannya

Rep: Rr Laeny Sulistyawati/ Red: Nur Aini

Kamis 22 Jun 2017 06:02 WIB

Pemudik Lebaran (ilustrasi) Foto: Republika/Agung Supriyanto Pemudik Lebaran (ilustrasi)

REPUBLIKA.CO.ID,  MERAK -- Dokter yang bertugas di posko Badan Penyelenggara Jaminan Sosial (BPJS) Kesehatan 2017, Adam Ari Wibawa mengatakan, keluhan terbanyak pemudik dan masyarakat yang berkunjung ke posko mudik adalah kelelahan, muntah, hingga pusing.

Ia menjelaskan jika merujuk pengalamannya menjaga posko BPJS Kesehatan tahun lalu yang juga di Pelabuhan Merak hanya berbeda lokasi, keluhan terbanyak pemudik yang berkunjung ke posko tersebut adalah kelelahan, pusing, hingga muntah.

"Biasanya kelelahan, muntah, dan pusing yang paling sering," katanya kepada wartawan di sela-sela pembukaan posko Badan Penyelenggara Jaminan Sosial (BPJS) Kesehatan 2017 di Pelabuhan Merak, Banten, Rabu (21/6).

Ia menyebut puncak penumpang berkunjung ke posko H-1. Tahun lalu, kunjungan dalam sehari bisa sebanyak 20 orang. Ia menyebut biasanya pemudik ini kemudian dilakukan observasi untuk mengetahui kondisinya. Jika membutuhkan obat, pihaknya mengaku telah menyediakan obat-obatan. Bahkan jika membutuhkan rujukan ke fasilitas kesehatan, pihaknya siap mengeluarkan rujukan. Namun, rujukan ini hanya berlaku untuk peserta Jaminan Kesehatan Nasional-Kartu Indonesia Sehat (JKN-KIS) aktif.

Untuk itu, Adam meminta untuk para pemudik yang membawa kendaraan supaya beristirahat setiap empat jam sekali. "Jangan dipaksakan," ujarnya. Sebelum berangkat, ia meminta pemudik untuk jaga fisik, minum vitamin, istirahat, dan ketika mengendarai kendaraan jangan diforsir lebih dari empat jam.

Sementara itu, Deputi Direksi Bidang Hubungan Antarlembaga dan Regulasi BPJS Kesehatan Budi Mohamad Arief menambahkan, kalau misalnya pemudik penderita diabetes mellitus juga bisa menjadi masalah. Kondisi ini mungkin terjadi ketika yang bersangkutaan dalam perjalanan, puasa, panas, dan dia tidak mengkonsumsi apa-apa maka biasanya gula darahnya bisa saja menurun rendah. "Atau orang dengan sakit hipertensi karena stres, perjalanan padat, macet, panas bisa menyebabkan tekanan darahnya tinggi," ujarnya.

Ia menambahkan penyakit maag yang juga disebabkan kondisi stres juga bisa muncul.  "Tetapi biasanya orng mampir ke posko karena lelah saja," ujarnya.

Kalau kondisinya hanya kelelahan, ia menjelaskan pemudik atau masyarakat ini bisa istirahat di posko dan mendapatkan fasilitas pijat relaksasi yang disediakan gratis BPJS Kesehatan. Namun, kalau menderita sakit yang mengganggu pemudik bisa mencari fasilitas kesehatan yang lengkap layanan kesehatannya.

Terpopuler