Sepeda Motor Pembawa BBM Disiapkan di Jalan Tol

Rep: Fuji Eka Permana/ Red: Agus Yulianto

Selasa 20 Jun 2017 12:08 WIB

Petugas menyiapkan motor pembawa Bahan Bakar Minyak (BBM) di SPBU Rest Area Km 19 Jalan Tol Jakarta - Cikampek, Selasa (20/9) Foto: Republika/ Yasin Habibi Petugas menyiapkan motor pembawa Bahan Bakar Minyak (BBM) di SPBU Rest Area Km 19 Jalan Tol Jakarta - Cikampek, Selasa (20/9)

REPUBLIKA.CO.ID, JAKARTA -- Pertamina menyiapkan kendaraan sepeda motor yang membawa puluhan liter bahan bakar minyak (BBM) di sejumlah rest area yang ada di Jalan Tol Merak-Jakarta-Cikampek. Sepeda motor tersebut untuk membantu mobil-mobil yang kehabisan bensin di jalan tol.

"Sepeda motor ini mengangkut 50 liter Pertamax dan Pertalite untuk mobil-mobil yang kehabisan bensin di Jalan Tol Jakarta-Cikampek dekat Rest Area KM 19," kata Deden Sodikin (43 tahun), sopir sepeda motor yang ditugaskan PT Pertamina di Rest Area Km 19 Jalan Tol Jakarta-Cikampek, Selasa (20/6).

Deden mengatakan, sepeda motor yang mengangkut BBM disiagakan selama 24 jam. Ada dua sopir yang disiapkan selama 24 jam, satu sopir bertugas selama 12 jam perhari. PT Pertamina menyiapkan sepeda motor ini tujuannya untuk membantu pengguna tol agar lebih mudah mendapatkan BBM saat mogok.

Deden mengaku, sudah siaga sejak pukul 07.00 WIB. Bahkan, sampai pukul 10.30 WIB sudah membantu lima mobil yang mogok karena kehabisan BBM. 

"Sudah ada lima mobil yang mogok karena kehabisan bensin di dekat arest area, sudah habis 50 liter, kalau habis nanti diisi lagi di SPBU yang ada di rest area ini," ujarnya.

Dia menginformasikan, harga BBM yang dijual menggunakan sepeda motor sama dengan harga BBM di SPBU. Harga Pertamax Rp 8.250 per liter dan harga Pertalite Rp 7.500 per liter. Deden mengetahui, mobil yang mogok di Jalan Tol dari petugas di Rest Area Km 19.

Terpopuler