Mau Mudik tanpa Macet? Coba Naik Helicity

Red: Karta Raharja Ucu

Ahad 18 Jun 2017 23:52 WIB

Kendaraan pemudik terjebak macet parah di Tol Pejagan, Jawa Tengah, Senin (4/7).  (Republika/Wihdan Hidayat) Foto: Republika/Wihdan Hidayat Kendaraan pemudik terjebak macet parah di Tol Pejagan, Jawa Tengah, Senin (4/7). (Republika/Wihdan Hidayat)

REPUBLIKA.CO.ID, Kemacetan panjang selama arus mudik Lebaran sudah menjadi fenomena tahunan. Jalan raya penuh sesak dengan kendaraan pribadi dan bus. Sementara pemudik sering kehabisan kereta, pesawat, dan kapal laut. Namun, bagi Anda yang tidak ingin bermacet-macet ria saat mudik Lebaran atau saat pergi berlibur, Anda bisa memanfaatkan jasa transportasi Helicity.

Helicity atau Helicopter City Transportation adalah produk perusahaan jasa transportasi helikopter, PT Whitesky Aviation. Perusahaan tersebut mengaku memiliki rasa tanggung jawab besar untuk memberikan layanan transportasi yang terbaik dan kontribusi kepada masyarakat yang ingin pergi berlibur atau mudik tanpa terkena macet.

Melalui program “Helicity High Season Special Rate”, Helicity memberikan kemudahan bertransportasi dengan cepat dan nyaman. Tidak ada lagi masalah kemacetan dengan naik helikopter. Adapun program tersebut dimulai 14 Juni hingga 2 Juli 2017.

“Helicity High Season Special Rate merupakan program dari kami untuk memberikan layanan istimewa kepada penumpang helikopter saat high season seperti Lebaran maupun musim libur yang akan segera tiba," kata Ari Nurwanda, Direktur Pengembangan Bisnis dan Marketing PT Whitesky Aviation dalam keterangannya, Ahad (18/6).

Ia menuturkan, dalam program tersebut perusahaan akan memberikan berbagai paket layanan yang istimewa bagi pengguna Helicity. Sekali terbang, kata dia, dikenakan tarif Rp 14 juta per helikopter. "Atau sekitar Rp 2,3 jutaan per penumpang karena ada enam tempat duduk untuk penumpang," ucap dia.

Ari menjelaskan, tarif tersebut berlaku untuk rute utama Bandara Halim Perdana Kusumah ke Lapangan Wirotama Bandung di Jl WR Supratman. Namun, Helicity juga menyiapkan rute-rute lain yang dapat menjadi pilihan lokasi terdekat domisili penumpang, seperti ke area Jabodetabek. "Termasuk Puncak dan Sukabumi," kata Ari.

Selain itu, konsumen Helicity juga akan dimanjakan dengan keberadaan shuttle car yang tersedia untuk menjemput calon penumpang dari berbagai titik di Jakarta. Penumpang juga akan dimudahkan dengan banyaknya titik-titik pemberangkatan maupun penurunan penumpang yang telah disiapkan oleh Helicity.

Lokasi titik pemberangkatan dan penurunan penumpang antara lain ground atau surface helipad di Halim Perdanakusuma, Waduk Pluit, ICE BSD, JABABEKA, Lapangan D’Arcici, Senayan National Golf Club, Emeralda Golf, dan rooftop atau elevate di Suryacipta Karawang dan The Plaza Jakarta. Sementara bagi yang di Bandung, area yang tersedia adalah Bandung Giri Gahana Golf, Budi Indah, lapangan Wirotama, Padaasih, Stadion Bentang, D. Atmadja dan Bandara Husein Sastranegara.

Saat ini Helicity terus memperkuat lini bisnisnya dalam bisnis taksi udara. Belum lama ini, PT Whitesky bekerja sama dan PT Angkasa Pura telah memulai pembangunan bandara khusus helikopter atau Helicity-Port di area Bandara Soekarno-Hatta, Cengkareng dengan nilai investasi sebesar Rp 260 miliar.

Heliport tersebut dibangun di area seluas 2,8 hektar dan akan beroperasi pada tahun 2018. Peletakan batu pertama pembangunan heliport tersebut dilakukan oleh Menteri Perhubungan Republik Indonesia Budi Karya Sumadi pada 7 Juni 2017 di Cengkareng.

Terpopuler