I’tikaf di Masjid Agung Sunda Kelapa Bersama Imam Madinah

Red: Irwan Kelana

Ahad 18 Jun 2017 13:24 WIB

Ketua Dewan Pengurus Masjid Agung Sunda Kelapa (MASK) H M Aksa Mahmud (tengah) bersama dua imam dari Madinah, yakni  Syekh Essam Almezgagi (kanan) dan Syekh Abdulaziz Al Ariqi.       Foto: Republika/irwan Kelana Ketua Dewan Pengurus Masjid Agung Sunda Kelapa (MASK) H M Aksa Mahmud (tengah) bersama dua imam dari Madinah, yakni Syekh Essam Almezgagi (kanan) dan Syekh Abdulaziz Al Ariqi.

REPUBLIKA.CO.ID, JAKARTA – Masjid Agung Sunda Kelapa (MASK) Menteng Jakarta Pusat menggelar i’tikaf sejak malam tanggal 21 Ramadhan 1438 H bertepatan dengan Jumat dini hari (16/6). “I’tikaf Ramadhan 1438 H antara lain diisi dengan ceramah i’tikaf Ramadhan pada pukul 00.30, dan dilanjutkan dengan qiyamullail,” kata Wakil Ketua Panitia Ramadhan 1438 MASK Ustadz Mulyadi kepada Republika.co.id, Ahad (18/6).

Mulyadi menambahkan, seperti tahun-tahun sebelumnya, qiyamullail di MASK pada Ramaadhan 1438 H juga dipimpin oleh dua orang imam dari Madinah. Keduanya adalah Syekh Essam Almezgagi dan Syekh Abdulaziz Al Ariqi. “Keduanya sudah beberapa tahun terakhir ini mengimami shalat Tarawih dan qiyamullail di MASK,” ujar Mulyadi.

Mulyadi yang juga Sekretaris Dewan Pengurus Masjid Agung Sunda Kelapa mengemukakan, qiyamullail di MASK selalu dibanjiri jamaah. Mereka tidak hanya berasal dari Jakarta, tapi juga Depok, Bogor, Tangerang dan Bekasi. “Jumlah jamaah pada malam-malam ganjil biasanya sekitar 2.000-3.000 orang, pada malam-malam genap sekitar 1.500 orang. Khusus pada malam tanggal 27 Ramadhan, berdasarkan pengalaman kami pada Ramadhan tahun-tahun sebelumnya, jumlah jamaah qiyamullail bisa mencapai 6.000-7.000 orang,” tutur Mulyadi.

Terpopuler