BNPB Siapkan Peta Jalur Mudik Rawan Bencana

Rep: KABUL ASTUTI/ Red: Ilham Tirta

Kamis 15 Jun 2017 18:58 WIB

Kepala Pusat Data Informasi dan Humas Badan Nasional Penanggulangan Bencana (BNPB) Sutopo Purwo Nugroho. Foto: Republika/Umi Nur Fadhilah Kepala Pusat Data Informasi dan Humas Badan Nasional Penanggulangan Bencana (BNPB) Sutopo Purwo Nugroho.

REPUBLIKA.CO.ID, JAKARTA -- Jelang mudik Lebaran 2017, BNPB menyiapkan peta jalur mudik rawan bencana yang bisa diakses oleh masyarakat. Kepala Pusat Data Informasi dan Humas BNPB, Sutopo Purwo Nugroho mengimbau masyarakat untuk waspada terhadap ancaman banjir, longsor, puting beliung, dan gelombang tinggi.

"Meskipun sebagian besar wilayah Indonesia sudah memasuki musim kemarau, namun gangguan dinamika atmosfer skala lokal sering menimbulkan potensi hujan lebat diikuti angin kencang," kata Sutopo, kepada Republika.co.id, Kamis (15/6).

Sutopo menerangkan, daerah rawan banjir adalah daerah-daerah dataran rendah dan bantaran sungai. Daerah banjir kebanyakan sebelumnya sudah sering banjir. Sebaliknya, daerah longsor adalah daerah dataran tinggi, perbukitan dan pegunungan. Ia menyarankan agar mewaspadai jalan-jalan yang berada di daerah rawan longsor.

Untuk di Sumatera dan Kalimantan, Sutopo mengingatkan perlu diwaspadai potensi kebakaran hutan dan lahan (karhutla) selama periode mudik. Apalagi, saat lebaran biasanya pengawasan dari aparat berkurang sehingga dimanfaatkan oleh oknum-oknum tertentu untuk melakukan pembakaran hutan dan lahan.

Untuk mengantisipasi kerawanan bencana di jalur mudik, Sutopo mengatakan, BNPB mendukung pendirian posko nasional mudik lebaran di daerah-daerah. "BPBD banyak yang mendirikan posko mudik lebaran di jalan-jalan strategis untuk membantu masyarakat," ujar Sutopo.

Sementara, Badan Informasi Geospasial (BIG), bekerja sama dengan Korp Lalu Lintas (Korlantas) Mabes Polri dan Institut Teknologi Nasional (Itenas), juga meluncurkan Peta Jalur Mudik Versi Cetak 2017. Peta mudik berbasis informasi geospasial ini memberikan acuan posisi dan lokasi geografis objek sepanjang jalur mudik di Pulau Jawa.

Peta Jalur Mudik ini dapat digunakan para pemudik untuk mendapatkan informasi jalur yang dapat dilalui, termasuk informasi jalur tol baru yang dibuka pada saat lebaran, informasi rawan bencana, rawan kecelakaan dan fasilitas umum seperti pom Bensin. Peta juga akan menunjujakan ATM, rumah sakit, pos polisi dan tempat istirahat yang terdapat di sepanjang jalan yang dilalui pemudik.

Untuk wilayah yang rawan kemacetan, terdapat informasi khusus yang lebih detail. Misalnya, tol ujung Pelabuhan Merak, Pejagan-Semarang, Semarang Bawen, Semarang-Kertosono, Suramadu-Surabaya-Sidoarjo dan jalur non tol yaitu jalan alternatif Bandung-Tasik via Limbangan dan via Garut-Singaparna serta jalur Lumbir-Sumpiuh.

Terpopuler