Dinkes Sarankan Warga Perbanyak Sayur dan Buah Selama Puasa

Rep: Rizky Suryarandika/ Red: Hazliansyah

Sabtu 03 Jun 2017 17:01 WIB

Selama berpuasa, perbanyak konsumsi buah dan sayur untuk meraih manfaat yang optimal bagi kesehatan. Foto: Republika/Wihdan Hidayat Selama berpuasa, perbanyak konsumsi buah dan sayur untuk meraih manfaat yang optimal bagi kesehatan.

REPUBLIKA.CO.ID, TASIKMALAYA -- Dinas Kesehatan Kabupaten Tasikmalaya mengimbau masyarakat mengutamakan asupan makanan berupa buah dan sayur agar mencegah terjadinya serangan penyakit ketika menjalankan ibadah puasa. Dengan mengonsumsi buah dan sayur tentu meningkatkan kandungan air dan serat dalam tubuh.

Kepala Bidang P2P (Pengendalian dan Pemberantasan Penyakit) Dinas Kesehatan Kabupaten Tasikmalaya Eli Hendalia menjelaskan, dengan mengonsumsi cairan yang cukup dari buah dan sayuran maka daya tahan tubuh bisa lebih tinggi. Pasalnya selama berpuasa, kebutuhan cairan justru paling dibutuhkan ketimbang makanan yang lain.

"Kebutuhan cairan dalam tubuh manusia ini hampir 60 persen dari jumlah total. Jadi kalau disayuran dan buah-buahan cairannya mencukupi. Pada saat buka dan sahur yang diprioritaskan kebutuhan cairan," katanya pada wartawan.

Di sisi lain ia mengatakan, terdapat tiga hal yang terjadi dalam tubuh saat adaptasi sistem pencernaan karena perubahan pola makan. Pertama terjadi proses detoksifikasi atau penghancuran zat-zat racun dalam tubuh. Kedua, terjadi remodeling atau perbaikan sel tubuh yang selama sebelas bulan ke bekalangan terus berjalan tanpa henti

"Ketiga, yakni sistem imunitas. Justru kalau bisa memenuhi kebutuhan cairan dan zat gizi yang sesuai maka makin kuat daya tahan tubuh manusia itu," ujarnya.

Untuk sejumlah penyakit yang kerap ditemukan muncul pada awal bulan puasa, dikatakan dia, yakni dari mulai lambung dan kembung. Hal ini akibat masih beradaptasinya tubuh manusia pada pola makan yang berubah.

"Tubuh kita masih beradaptasi, jadi perbaiki saja kandungan makanan yang tepat asupannya," ucapnya.

Terpopuler