Imam Besar Mesir Terkesan dengan Shalat Tarawih di NTB

Red: Bilal Ramadhan

Selasa 30 May 2017 06:04 WIB

Imam Mesir, Syekh Ezzat El Sayyed Rashid, tiba di Masjid Hubbul Wathan Islamic Center, NTB, Jumat (26/5). Foto: Republika/Muhammad Nursyamsi Imam Mesir, Syekh Ezzat El Sayyed Rashid, tiba di Masjid Hubbul Wathan Islamic Center, NTB, Jumat (26/5).

REPUBLIKA.CO.ID, MATARAM -- Imam besar dari Mesir Syaikh Ezzat Sayyid, mengaku terkesan dan mengagumi kekhusyukan beribadah umat Islam di Nusa Tenggara Barat.

"Saya merasa nyaman dengan keadaan NTB yang penuh kekhusyukan dan semangat dalam melaksanakan ibadah shalat tarawih," kata Syaikh Ezzat Sayyid saat bertemu Gubernur NTB TGH Muhammad Zainul Majdi di pendopo gubernuran di Kota Mataram, Senin (30/5).

Syaikh kelahiran 31 Agustus 1985 itu mengaku senang dan bersyukur dapat berkunjung dan mengimami shalat tarawih di Masjid Hubbul Wathan, Islamic Center, NTB. Imam besar yang telah mengimami shalat tarawih di berbagai negara itu, merupakan Alumnus Ilmu Kimia dan Alam Universitas Al-Azhar Kairo Mesir.

Ia merupakan qari pertama Mesir yang sukses menyabet lima gelar juara tilawah Alquran tingkat internasional, antara lain di Bahrain, Irak, Iran, dan Libya. Karena nama besarnya itu, Pemerintah Provinsi NTB mengundangnya untuk mengimami sholat tarawih di Masjid Hubbul Wathan selama tiga hari pertama Ramadan dan dijadwalkan kembali pada 10-16 Juni 2017.

Ia menuturkan, dengan semangat masyarakat muslim NTB melaksanakan ibadah tersebut, dirinya berharap ke depan akan lebih banyak siaran-siaran Alquran di NTB. "Rekaman-rekaman tilawahnya kiranya dapat disiarkan dan disebarkan ke masyarakat luas agar bacaan Alquran lebih banyak bergaung di bumi seribu masjid, karena bacaan Alquran itu merupakan berkah," jelasnya.

Syaikh yang menguasai tilawah Alquran dengan beragam riwayat qiraat itu mengatakan kegiatan Pesona Khazanah Ramadhan di NTB ini, sepanjang sepengetahuannya, merupakan yang pertama di dunia.

Selama ini, ketika diundang ke Uzbekistan, Istanbul, Prancis, Inggris dan negara-negara lainnya, dirinya hanya mengimami shalat Tarawih. Namun, Pesona Khazanah Ramadhan di NTB ini tidak hanya shalat tarawih, tetapi diisi dengan berbagai macam kegiatan. Kegiatan ini menurutnya sangat bagus dan patut dicontoh oleh negara-negara lain.

Sementara itu, Gubernur NTB TGH Muhammad Zainul Majdi mengatakan rasa syukur atas pelaksanaan shalat tarawih di Masjid Hubbul Wathan NTB yang begitu meriah. "Ini menunjukkan semangat masyarakat NTB melaksanakan ibadah sangat tinggi," ujarnya.

Gubernur mengapresiasi Syaikh Ezzat Sayyid yang selama tiga hari mengimami shalat tarawih di masjid kebanggaan masyarakat NTB tersebut. "Setelah di NTB, beliau akan ke Prancis untuk mengimami shalat tarawih di sana," ucap gubernur.

Terpopuler