Hari Kedua Ramadhan, Matahari Melintas di Atas Kabah, Saatnya Cek Arah Kiblat

Red: Agus Yulianto

Ahad 28 May 2017 12:10 WIB

Kabah, Masjidil Haram, Makkah. Foto: AP Kabah, Masjidil Haram, Makkah.

REPUBLIKA.CO.ID, JAKARTA -- Direktur Urusan Agama Islam dan Pembinaan Syariah (Urais Binsyar) Muhammad Thambrin mengatakan bahwa berdasarkan data astronomi, Ahad (28/5), matahari akan melintas tepat di atas Ka'bah. Peristiwa alam ini akan terjadi pada pukul 16.18 WIB atau 17.18 WITA.

"Saat itu, bayang-bayang benda yang berdiri tegak lurus, di mana saja, akan mengarah lurus ke Ka'bah," ujar M Thambrin.

Menurutnya, peristiwa semacam ini dikenal juga dengan nama Istiwa A'dham atau Rashdul Qiblah. Yaitu, ketentuan waktu di mana bayangan benda yang terkena sinar matahari menunjuk arah kiblat.

Momentum ini, ucap M Thambrin, dapat digunakan bagi umat Islam untuk memverifikasi kembali arah kiblatnya. Caranya adalah dengan menyesuaikan arah kiblat dengan arah bayang-bayang benda pada saat Rashdul Qiblah.

Kasubdit Hisab Rukyat Dit Urais Nur Khazin mengatakan, ada beberapa hal yang perlu diperhatikan dalam proses verifikasi arah kiblat, yaitu: 1. Pastikan benda yang menjadi patokan harus benar-benar berdiri tegak lurus atau pergunakan lot/bandul; 2. Permukaan dasar harus betul-betul datar dan rata; dan 3. Jam pengukuran harus disesuaikan dengan BMKG, RRI, atau Telkom.

Terpopuler