Lapas Padang Gilir Kamar untuk Shalat Tarawih Berjamaah

Red: Bayu Hermawan

Ahad 28 May 2017 02:20 WIB

Shalat Shalat

REPUBLIKA.CO.ID, PADANG -- Lembaga Pemasyarakatan (Lapas) Padang, Sumatra Barat, melakukan penggiliran kamar untuk pelaksanaan shalat Tarawih berjamaah di penjara tersebut.

"Kami melakukan penggiliran kamar karena mushala tak cukup untuk menampung jika seluruh napi mengikuti shalat secara bersamaan," kata Kepala Pengamanan Lapas Padang Rio M Sitorus, di Padang, Sabtu (28/5).

Ia menjelaskan, penggiliran tersebut dilakukan dengan mekanisme lima kamar per malam, dari 42 kamar yang ada. "Jika malam ini diikuti oleh napi di lima kamar, maka malam besoknya napi di lima kamar lain. Itu terus digilir setiap hari selama Ramadhan," ujarnya.

Sementara untuk shalat wajib, ia mengatakan, tidak ada pengaturan apa pun. Narapidana bisa menunaikan ibadahnya di kamar masing-masing ataupun mushalla. Selain mengatur pelaksanaan Tarawih, Lapas juga melakukan perubahan pada jam besuk. Jam besuk yang biasanya disediakan pada pagi dan siang, selama Ramadhan hanya disediakan pada siang hari.

"Pihak keluarga bisa berkunjung pada pukul 13.30 WIB hingga pukul 16.00 WIB. Hal itu juga bisa membantu kalau ada keluarga yang ingin mengantarkan takjil atau makanan berbuka serta sahur," katanya.

Pada bagian lain, Kepala Seksi Pembinaan dan Pendidikan Lapas Padang Darwan mengatakan, pihaknya menyiapkan menu sahur dan berbuka puasa bagi narapidana Muslim. Menu tersebut termasuk takjil disiapkan untuk seluruh warga binaan Muslim sekitar 1.300 orang dari 1.147 orang.

Terpopuler