Agar Tetap Fit Selama Ramadhan

Rep: Lida Puspaningtyas/ Red: Ilham

Kamis 01 Jun 2017 07:30 WIB

Tetap aktif saat puasa (ilustrasi). Foto: Republika/Prayogi Tetap aktif saat puasa (ilustrasi).

REPUBLIKA.CO.ID, JAKARTA -- Menjaga aktivitas tubuh sangat penting selama Ramadhan. Banyak orang memilih menghentikan aktivitas berlebihan seperti olah raga saat siang hari. Namun tak sedikit yang menjalankan aktivitas ini seperti biasanya.

Dilansir dari Journal of Medical Nutrition & Nutraceuticals, sesi olahraga sebaiknya tetap dilakukan meski durasinya harus diperpendek. Atau, seseorang bisa mengurangi intensitasnya dari jadwal biasanya.

Aktivitas fisik ini juga sebaiknya tidak dilakukan pada pagi atau siang hari. Pasalnya, energi dan asupan tubuh bisa cepat habis pada jadwal berbuka masih jauh. Penting juga untuk mengonsumsi lebih banyak cairan dan makanan sebagai sumber energi lebih.

Saat berbuka, dianjurkan untuk lebih banyak konsumsi air putih, jus buah maupun makanan sehat dan padat. Ini demi memastikan pengembalian fungsi tubuh secara optimal pascaolah raga.

Selain menjaga asupan tubuh, laporan ini juga menyebut shalat tarawih sangat baik bagi orang yang jarang olahraga. Pasalnya, gerakan dalam shalat tarawih ini memenuhi kebutuhan dasar peregangan tubuh.

"Postur saat berdiri, peregangan punggung, berlutut, duduk, dan sujud yang dilakukan selama lebih dari satu jam membantu memenuhi kebutuhan dasar olahraga harian," katanya. Ini dilihat dari kombinasi aktivitas otot yang digunakan tubuh saat shalat.

Aktivitas tubuh normal saat berpuasa biasanya tidak pernah berdampak buruk pada tubuh. Efek seperti pusing, mual, sakit kepala dan lainnya biasanya terjadi pada orang yang berpuasa di tempat dengan cuaca sangat panas.

Mereka yang tinggal di tempat seperti ini disarankan mengurangi aktivitas dari kondisi saat normal. Dehidrasi kronis bisa dihindari dengan meningkatkan asupan cairan tubuh maupun elektrolit saat malam hari.

Terpopuler