Agar Ramadhan Lebih Menyenangkan

Rep: Lida Puspaningtyas/ Red: Ilham

Ahad 28 May 2017 15:30 WIB

Ramadhan Ramadhan

REPUBLIKA.CO.ID, JAKARTA -- Ramadhan adalah bulan yang istimewa. Bulan ini menjadi kesempatan umat Muslim untuk memperbaiki taraf hidupnya, baik secara spiritual maupun fisik.

Ada sejumlah laporan penelitian yang mengaitkan bulan Ramadhan dengan perubahan pola gaya hidup, aktivitas fisik, konsumsi makan hingga kebiasaan makan. Bulan Ramadhan disebut bisa memperbaiki pola hidup seseorang menjadi lebih baik.

Sebuah artikel di Journal of Medical Nutrition & Nutraceuticals mengatakan, Ramadhan menjadi kesempatan baik untuk memperbaiki diet dan mendisiplinkan aktivitas tubuh.

Ramadhan juga jadi ajang untuk membiasakan diri, memastikan gaya hidup sehat terus dilakukan setelahnya. Diet seimbang, normal, dan sehat yang dibiasakan selama bulan Ramadhan akan membawa individu lebih baik di bulan setelahnya.

Ramadhan juga jadi kesempatan baik bagi seseorang yang kelebihan berat badan untuk memperbaiki pola makan. Mereka bisa berlatih menerapkan gaya hidup makan secukupnya dan seperlunya bagi tubuh.

Lebih lanjut, laporan jurnal yang ditulis oleh Mohammed A Jaleel, Farah N Fathima, Bushra N.F. Jaleel ini juga menyebut pentingnya niat ketika berpuasa di bulan Ramadhan. "Studi ilmiah menyebut niat menjadi mekanisme psiko-fisiologi yang membantu mempertahankan gaya hidup sehat," katanya.

Niat juga berpengaruh pada penyembuhan gangguan medis, seperti obesitas, hipertensi, sindrom metabolik hingga diabetes melitus tipe dua. Pada akhirnya, bulan Ramadhan bukan hanya soal berpuasa, tapi menyeimbangkan gaya hidup untuk jadi lebih baik.

"Manajemen asupan makanan, cairan, serta aktivitas olahraga yang tepat sangat penting agar puasa dan aktivitas spiritual Ramadhan menjadi pengalaman yang menyenangkan," katanya. Selain itu, pengaturan yang tepat akan membebaskan Muslim dari kesulitan selama menjalani Ramadhan.

Terpopuler