Arus Balik Lebaran tak Sesuai Prediksi

Red: Andi Nur Aminah

Senin 18 Jul 2016 18:02 WIB

Arus Balik Mudik 2016 Foto: Republika/Wihdan Hidayat Arus Balik Mudik 2016

REPUBLIKA.CO.ID, BANTUL -- Kepala Dinas Perhubungan Kabupaten Bantul, Daerah Istimewa Yogyakarta (DIY) Suwito mengatakan, kepadatan lalu lintas kendaraan arus mudik dan balik Idul Fitri 1437 Hijriah yang terjadi di daerah ini tidak sesuai prediksi. "Kemarin itu terjadi semacam kesalahan prediksi, khusus di Bantul pada H-2 itu tidak seperti prediksi kita kemarin, itu karena ada kejadian di brexit (Brebes exit). Berdasarkan informasi ternyata jalur yang tidak bayar itu justru sepi," katanya di Bantul, Senin (18/7).

Menurut dia, sebelum pelaksanaan angkutan Lebaran 2016, Dishub Bantul memprediksi puncak kepadatan arus mudik di jalur-jalur utama wilayah Bantul terjadi pada H-2 Lebaran. Namun kenyataannya pada dua hari jelang hari raya tidak terjadi kepadatan arus.

"Khusus untuk Bantul pada H-2 Lebaran tidak terjadi penumpukan kendaraan arus mudik ataupun macet betul-betul tidak ada, tetapi sepanjang itu arus mudik masih ada sejak sebelum hingga H+1 Lebaran," katanya.

Ia juga mengatakan, karena arus mudik masih terjadi hingga setelah Lebaran, mengakibatkan arus pemudik balik mengalami kemunduran dari yang sebelumnya diprediksi pada H+3 Lebaran, namun hingga Ahad (17/7) masih terjadi arus balik. "Jadi sepanjang pelaksanaan arus mudik dan balik Lebaran yang lewat Bantul landai, namun dibanding dengan tahun relatif sama, hanya saja arus mudik dan balik mundur, pengaruhnya gara-gara Brexit, sehingga yang lewat jalur selatan sedikit," katanya.

Suwito juga mengatakan, landainya arus lalu lintas kendaraan pemudik selama Lebaran 2016, khususnya arus balik karena bertepatan dengan libur sekolah. Sehingga para pemudik balik tidak menumpuk di pekan pertama, melainkan pekan kedua setelah Lebaran.

"Kepadatan arus kendaraan di Bantul hanya terjadi di dua jalur, yaitu Jalan Parangtritis (jalur wisata) setelah H+Lebaran dan Jalan Wonosari (jalur utama mudik). Kemarin sudah kami lakukan rekayasa di situ dengan penempatan personel," katanya.

Ia juga mengatakan, selama pelaksanaan pengendalian lalu lintas selama libur Lebaran, diklaim tidak mengalami hambatan, bahkan rekayasa lalu lintas di jalur mudik maupun jalur wisata sudah dilakukan dengan optimal sehingga kepadatan arus bisa terurai.

Terpopuler