Ini Data Lengkap Arus Mudik dan Balik Cikarang Utama

Red: Agung Sasongko

Senin 11 Jul 2016 10:47 WIB

Sejumlah kendaraan menuju Jakarta mengantre di Gerbang Tol Cikarang Utama, Bekasi, Jawa Barat Foto: Musiron/Republika Sejumlah kendaraan menuju Jakarta mengantre di Gerbang Tol Cikarang Utama, Bekasi, Jawa Barat

REPUBLIKA.CO.ID, BEKASI -- Petugas Jasa Marga Jakarta-Cikampek (Japek) Cabang Bekasi, Jawa Barat mengatakan volume lalu lintas (lalin) tol naik 28 persen dari 107.015 dan normalnya 83.599 kendaraan yang melintasi Gerbang Tol (GT) Cikarang Utama (Cikarut) pada Lebaran H+5/2016.

"Kepadatan di GT Cikarang Utama hanya sepanjang 500 meter dengan diberlakukan 23 gardu dan GTO dikembalikan fungsinya seperti semula," kata Humas Jasa Marga Japek, Cabang Bekasi, Iwan Aprianto di Bekasi, Senin.

Menurut dia, puncak arus balik bukan Ahad (10/7), dikarenakan pada bulan Juli 2016 ternyata ada dua libur yaitu Lebaran dan anak sekolah (SD, SMP, SMA, Perguruan Tinggi).

Oleh sebab itu dikoordinasikan dengan Korlantas untuk tidak diperbolehkan dahulu, kendaraan bermuatan berat (Truk) melintasi ruas jalan tol Japek hingga pukul 00.00 Wib.

Ini dikarenakan dari pengamatan lalu lintas tol, pengemudi lebih senang melakukan perjalanan malam dari pada pagi atau siang hari. Ia membenarkan kepadatan hanya terjadi pada gardu tol saja, tetapi selepas itu perjalanan akan kembali normal.

Sedangkan pada malam hari, sering kali kepadatan terjadi di pertemuan dari jalur utara dengan Bandung atau pada Km 66-69.

Namun untuk siang ini lalu lintas di ruas jalan tol Jakarta Cikampek terlihat lengang tanpa hambatan dengan laju kendaraan 80 kilometer per jam.

Lanjut Iwan mengimbau kepada pengguna jalan agar lebih cermat dalam menggunakan waktunya guna menghindari kemacetan panjang di ruas tol.

Untuk itu sediakan makanan secukupnya guna mengantisipasi bila terjadi kemacetan di ruas tol Jakarta Cikampek.

Terpopuler