Pemudik Diimbau Kurangi Kecepatan Setelah GT Cikarang Utama

Red: Nur Aini

Ahad 10 Jul 2016 13:50 WIB

Sejumlah kendaraan menuju Jakarta mengantre di Gerbang Tol Cikarang Utama, Bekasi, Jawa Barat Foto: Musiron/Republika Sejumlah kendaraan menuju Jakarta mengantre di Gerbang Tol Cikarang Utama, Bekasi, Jawa Barat

REPUBLIKA.CO.ID,JAKARTA -- Perseroan Terbatas Jasa Marga mengimbau kendaraan ke arah Cikampek mengurangi kecepatan setelah memasuki Gerbang Tol Cikarang Utama untuk mengantisipasi pemberlakuan contraflow atau rekayasa lalu lintas kendaraan melawan arus.

"Dapat diinformasikan kepada para pengguna jalan tol dari arah Jakarta menuju Cikampek setelah mengambil kartu masuk dari gerbang tol Cikarang Utama untuk dapat mengurangi kecepatannya, mengingat satu lajur digunakan untuk contraflow sepanjang 28 km dari km 41-69," ujar Humas PT Jasa Marga cabang Jakarta-Cikampek Iwan Abrianto di Jakarta, Ahad (10/7).

Iwan mengatakan pemberlakuan sistem contraflow atau melawan arus guna mengurai kepadatan arus balik dari tol Cikampek dan Cipali menuju Jakarta. "Contraflow diberlakukan pada km 69-41, sejak jam 10.30 WIB, untuk mengurai kepadatan kendaraan yang bertemu dari tol Cipali dan dari Bandung menuju Jakarta," ujar Iwan.

Pemberlakuan contraflow arah Cikampek-Jakarta sejatinya telah dilakukan juga pada Sabtu (9/7) malam pada km 65-50 dari jam 18.15-23.30 WIB, karena lonjakan arus balik di jalan tol Cikampek menuju Jakarta sudah mulai terjadi. Dia mengatakan hingga Sabtu (9/7) pukul 14.00-21.00 WIB, jumlah lalu lintas yang keluar dari arah Cikampek menuju Jakarta mencapai 34.870 kendaraan atau naik 64 persen dari lalu lintas normal 21.235 kendaraan. "Diprediksi Minggu hari ini atau H+3 menjadi puncak arus balik Lebaran 2016," kata Iwan.

Terpopuler