REPUBLIKA.CO.ID, TANGERANG -- Penumpang Bandara Internasional Soekarno-Hatta pada hari H lebaran tahun ini, Rabu (6/7) menurun sebesar 77,64 persen jika dibandifkan tahun lalu.
Hal ini menyusul penurunan tren penumpang sejak dua hari lalu. Pada H-2, Senin (4/7) menurun sebanyak 4,6 persen dan pada H-1, Selasa (5/7) menurun sebanyak 10,72 persen, jika dibandingkan pada hari yang sama tahun lalu.
Sementara dari segi keamanan bandara, meskipun penumpang menurun, pengamanan tetap diperketat sejak menjelang lebaran kemarin.
Chief Officer In Charge (OIC) Didik Sugeng Haryadi menjelaskan pengamanan tersebut dilakukan sebagai antisipasi menyusul teror bom yang terjadi di berbagai negara, seperti di Turki beberapa waktu lalu. Ditambah lagi dengan adanya teror bom di Surakarta dan Arab Saudi pada H-1 lebaran.
"Hingga saat ini aman, karena kami sudah antisipasi. Ibarat kalau kita mau maling rumah tapi di depannya sudah ada penjaganya pasti kita akan enggan melakukannya," katanya kepada Republika, Rabu (6/7).
Hingga pukul 14.00 WIB, Bandara Soetta sudah melakukan 595 transaksi penerbangan baik domestik maupun internasional.
Dengan rincian total kedatangan sebanyak 255 penerbangan dan keberangkatan sebanyak 340 penerbangan. Terdapat delapan penerbangan ekstra yang sudah diterbangkan dari Bandara Soekarno-Hatta pada hari H lebaran 1437 H ini.