Pertamina Siapkan BBM Kemasan Hingga SPBU Dadakan

Rep: Sapto Andika Candra/ Red: Bilal Ramadhan

Senin 04 Jul 2016 11:39 WIB

Seorang pemudik membeli bensin pertamax eceran di rest area jalan tol Cipali Km 86, Jawa Barat, Sabtu (11/7).  (Republika/Raisan Al Farisi) Seorang pemudik membeli bensin pertamax eceran di rest area jalan tol Cipali Km 86, Jawa Barat, Sabtu (11/7). (Republika/Raisan Al Farisi)

REPUBLIKA.CO.ID, JAKARTA -- PT Pertamina (persero) menyiapkan Bahan Bakar Minyak (BBM) dalam kemasan yang diproduksi untuk mengantisipasi kemacetan arus mudik Lebaran kali ini.

Direktur Pemasaran dan Niaga Pertamina Ahmad Bambang menjelaskan, sejak memasuki masa puncak arus mudik, pihaknya telah berkoordinasi dengan kepolisian dan pemerintah provinsi Jawa Tengah untuk bersiaga di titik-titik kemacetan termasuk Exit Tol Brebes Timur (Brexit).

Bambang menyebutkan, selain BBM dalam kemasan, pihaknya juga menyiapkan stasiun pengisian bahan bakar minyak umum (SPBU) kantong yang digunakan untuk menjual BBM dalam kemasan.

"Ada SPBU kantong dan kemasan. Ada kontra flow dan terakhir adalah polres brebes membantu dan mengawal juga. Langsung kami edarkan, jemput bola yang kehabisan BBM di tol didatangi BBM dalam kemasan," ujar Bambang, Senin (4/7).

Sementara itu, GM Pertamina MOR IV Kusnendar melalui video conference menjelaskan, bahwa penumpukan kendaraan di exit tol Brebes (Brexit) terjadi menyusul mulai dibukanya tol akses menuju Brebes.

Ia juga mendapat laporan dari warga bahwa ada pedagang bensin eceran yang menjual BBM jenis premium bahkan sampai Rp 75 ribu per jerigen atau 5 liter.

"Padahal posisi kami, stok cukup bagus dan SPBU masih bagus. Hanya karena ada beberapa keterlambatan di siang hari untuk premiun dan pertamax namun karena jangkauan cukup dekat masih teratasi," ujar Kusnendar.

Ia melanjutkan, pihaknya telah berkoordinasi dengan Pertamina MOR III yang mengurusi wilayah Jawa Barat untuk bisa mengirim pasokan BBM dari barat melalui dari Cilegon menuju ke Pejagan.

Sedangkan tim dari MOR IV, pengiriman pasokan BBM tambahan dilakukan dari timur dan ditambah dengan memanfaatkan satu lokasi rest area yang belum rampung untuk dijadikan lokasi berjualan BBM kemasan.

"Kalau kami, MOR 4, mobil masuk ke Pejagan dan menyisir sampai Brexit. Di KM 252 tol kira-kira 12 atau 13 km dari Brexit ada rest area yang masih kosong kami manfaatkan untuk jual dalam bantul kaleng," ujar Kusnendar.

Terpopuler