Ratusan Anak Yatim Diajak Keliling Jakarta Naik Moge

Red: Karta Raharja Ucu

Ahad 03 Jul 2016 23:44 WIB

Berbagi dengan anak yatim (ilustrasi). Foto: Antara/ Feny Selly Berbagi dengan anak yatim (ilustrasi).

REPUBLIKA.CO.ID, JAKARTA -- Dinsos DKI Jakarta menggelar buka puasa bersama dengan Wakil Gubernur DKI Jakarta Djarot, Harley Davidson Comunity Indonesia, dan anak-anak di Panti Sosial Asuhan Anak Putra Utama 4 Cengkareng, Jakarta Barat, Ahad (3/7).

Djarot mengatakan buka puasa ini merupakan program dari komunitas Motor Gede Harley Davidson yaitu HDCI yang ingin berbagi dengan sesama. Mereka juga memberikan santunan terhadap anak-anak dan orang lanjut usia yang ada di panti sosial itu.

"Sekitar 150 anak panti mendapatkan santunan sebagai uang saku mereka ketika Lebaran. Karena anak-anak panti ini adalah anak jalanan. Mereka menjadi tanggung jawab pemerintah," kata Djarot di Jakarta, Ahad.

Selain berbuka puasa, dia mengatakan anak-anak panti diajak pula berkeliling panti menggunakan sepeda motor gede Harley Davidson, sehingga mereka bisa merasakan sensasi menaiki motor itu. HDCI mempersiapkan sekitar 22 motor untuk mengajak mereka berkeliling.

"Anggota dari HDCI terdiri dari berbagai macam profesi. Ada pengusaha, pengacara dan sebagainya. Makanya kami juga ketuk hatinya untuk bekerja sama agar anak-anak ini bisa magang di perusahaan mereka," ujarnya.

Kepala Dinsos DKI, Masrokhan mengatakan kegiatan buka puasa bersama ini sangat bermanfaat untuk anak-anak. Menurut dia, anak-anak itu dapat memiliki masa depan yang cerah dan pihaknya berupaya untuk mendorong mereka agar memiliki cita-cita.

"Anak-anak ini memiliki mimpi. Apalagi tadi sudah diajak keliling naik motor. Saya yakin nanti malam mereka nggak bisa tidur. Masih terbayang rasanya naik motor gede. Semoga mereka dapat termotivasi dan punya cita-cita tinggi," ujar Masrokhan lagi.

Ketua HDCI Jakarta Pusat M Feriyadi menuturkan kehadiran komunitas itu di panti sosial bertujuan untuk saling berbagi sesuatu dengan harapan pemberian bantuan itu bisa bermanfaat bagi anak-anak dan orang lanjut usia di panti. "Kami juga ingin mematahkan anggapan kalau 'bikers' (pengendara motor) itu urak-urakan. Kami di sini ingin berbagi, berguna untuk membangun lingkungan. Kami ingin bermanfaat untuk sesama," katanya.

Terpopuler