Bengkel Mobil di Jakarta Sepi Jelang Lebaran

Red: Yudha Manggala P Putra

Ahad 03 Jul 2016 18:34 WIB

Mekanik melakukan perawatan berkala mobil di Bengkel Honda Megatama, Jakarta, Senin (14/7). (Republika/ Wihdan) Foto: Republika/ Wihdan Mekanik melakukan perawatan berkala mobil di Bengkel Honda Megatama, Jakarta, Senin (14/7). (Republika/ Wihdan)

REPUBLIKA.CO.ID, JAKARTA -- Bengkel-bengkel mobil di Jakarta sepi menjelang Lebaran yang kemungkinan besar dirayakan pada 6 Juli 2016. Sejumlah pemilik bengkel menyatakan tahun ini lebih sepi dibanding tahun sebelumnya.

Bahkan, menurut pemilik bengkel Agung yang ditemui di kawasan Sawah Besar, Jakarta, jelang Idul Fitri tahun 2016 ini adalah keadaan yang terparah dibandingkan tahun-tahun sebelumnya.

"Tahun 2015, jumlah pengguna jasa bengkel memang menurun, tetapi tidak sebanyak tahun ini yang merosot hingga lebih 50 persen," ujar pria paruh baya yang telah membuka usaha bengkel selama 25 tahun itu di tempatnya bekerja, Ahad (3/7).

Agung memperkirakan hal itu terjadi karena keadaan ekonomi yang cukup sulit dan Lebaran yang jatuh hampir bersamaan dengan tahun ajaran baru sekolah.

Keluhan senada juga diungkapkan David, pengelola bengkel mobil di Atrium, Senen, Jakarta Pusat. Menurut dia, permintaan akan jasa bengkel menurun hingga 40 persen. "Berbeda jauh dengan tahun lalu," kata David.

Namun, di tengah penurunan tersebut, ada pengusaha bengkel yang mengaku permintaan jasanya meningkat jelang Lebaran. "Ada kenaikan dibandingkan tahun lalu, tetapi memang kecil, tidak lebih dari 10 persen," tutur Rodi Suhardi, pengusaha bengkel lainnya.

Kementerian Perhubungan sendiri memprediksikan jumlah pemudik pada Idul Fitri 2016 mencapai 17,6 juta orang, yang di antaranya menggunakan sekitar 2,4 juta mobil dan 5,6 juta sepeda motor.

Untuk mengamankan mudik tahun 2016, Polri bersama pasukan lain mengerahkan 158.402 personel guna melaksanakan "Operasi Ramadniya" yang digelar selama 13 hari sejak 30 Juni hingga 15 Juli 2016.

Terpopuler